Jakarta (ANTARA) - Sebanyak tiga atlet tinju putri andalan Indonesia Linda Sari Langi Maililin, Nurul Izzah Nukuhehe, dan Maria Meisita Manguntu siap bersaing di hari keempat Asian Boxing U19 dan U23 2026 di Basket Hall, Senayan, Jakarta.
"Petinju putri kita hari ini siap menghadapi lawan-lawan dari Uzbekistan, dan Taipei," kata pelatih tim nasional tinju Indonesia Husni Ray ketika dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Linda Sari yang turun di kelas minimum putri (45-48 kg) akan tampil lebih dulu menghadapi Yobiyakhon Bakhtiyorova dari Uzbekistaan di sesi siang.
Selanjutnya pada sesi sore, Nurul Izzah akan naik ring menjamu Khumorabonu Mamjonova dari Uzbekistan di kelas bulu putri (57 kg).
Penampilan tim Indonesia akan ditutup dengan pertarungan Mari Mesita menjamu Yu-En Li dari Taiwan di kelas welter ringan putri (65 kg).
Ketiga srikandi tersebut berjuang untuk memperkuat catatan kemenangan yang diraih beberapa rekan mereka yang sudah bertarung lebih dulu yaitu Anggie Intania Chalik yang sukses mengatasi wakil Thailand Pemika Payungkasem di kelas terbang ringan putri (45-48 kg), Fredrik Suhendri Ampage yang mengalahkan wakil Singapura Hans Harris Mohamed Yusra di kelas kelas terbang putra (50 kg).
Kemudian, Joshua Toni Marties Lahin yang meraih kemenangan angka atas wakil Kazakhstan Nawaf Ghazwani di babak penyisian kelas ringan putra (60 kg), serta Pangeran Beruzio Lani yang mengatasi perlawanan wakil Kazakhstan Mota Mohammad Almashaleh di kelas bantam putra (55 kg).
Pada ajang Asian Boxing kali ini yang diikuti 400-an petinju terbaik dari 26 negara di Asia, tim Indonesia menerjunkan 19 atlet putra dan putri untuk bersaing di dua kategori yaitu kategori U19 sebanyak 10 atlet dan kategori U23 sembilan atlet.
Sebagian besar petinju dari tim tuan rumah diisi atlet-atlet muda yang baru menjalani debut di level internasional sehingga turnamen ini menjadi kesempatan penting untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan menghadapi petinju-petinju terbaik Asia.





