Jakarta (ANTARA) - Petenis Serbia Novak Djokovic memastikan tempat di semifinal Wimbledon setelah menaklukkan petenis Kanada Felix Auger-Aliassime 7-6(10), 3-6, 6-3, 6-7(4), 7-6(4) dalam laga perempat final yang berlangsung selama lima jam 15 menit, Rabu WIB.

Kemenangan tersebut membawa petenis Serbia itu menghadapi unggulan pertama Jannik Sinner pada semifinal, sekaligus mengulang pertemuan mereka di babak empat besar Wimbledon tahun lalu.

"Laga ini dimenangkan dengan raket, hati, serta kemampuan mengendalikan saraf dan tekanan yang luar biasa," kata Djokovic usai pertandingan, dikutip dari ATP.

"Menjelang akhir pertandingan, peluang benar-benar terbuka bagi siapa saja. Bahkan di super tie-break set kelima, siapa pun bisa menang. Momen seperti inilah yang membuat saya masih bermain tenis."

Djokovic harus bekerja keras melewati pertandingan yang berlangsung ketat dan silih berganti dikuasai kedua pemain.

Petenis berusia 39 tahun itu bahkan sempat menjalani perawatan akibat masalah pada kakinya di set pertama serta kehilangan keunggulan break pada set keempat sebelum akhirnya mengamankan kemenangan melalui super tie-break set penentuan.

Auger-Aliassime memberikan perlawanan sengit dengan melepaskan 20 ace dan memaksa pertandingan berlangsung hingga set penentuan.

Namun, pengalaman Djokovic berbicara pada super tie-break set kelima untuk mengakhiri salah satu pertandingan terbaik di Wimbledon tahun ini.

"Saya sempat meminta anak-anak untuk tidur setelah set keempat, tetapi mereka tidak mau. Saya senang mereka tetap bertahan," ujar Djokovic.

"Sejujurnya, ini adalah salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya jalani di lapangan ini sepanjang karir."

Djokovic kini mencatatkan rekor tampil di semifinal Wimbledon untuk ke-15 kalinya, sekaligus memperpanjang catatannya sebagai petenis putra dengan penampilan semifinal terbanyak di turnamen Grand Slam lapangan rumput tersebut.

Lawan berikutnya adalah Sinner, yang tahun lalu menghentikan langkah Djokovic di semifinal Wimbledon melalui kemenangan straight set sebelum akhirnya merebut gelar juara.

Djokovic memiliki peluang membalas kekalahan tersebut setelah mengalahkan petenis Italia itu dalam lima set pada semifinal Australia Open tahun ini. Pertemuan di Wimbledon nanti akan menjadi duel ke-12 keduanya, dengan Sinner sementara unggul 6-5 dalam rekor pertemuan.

Kemenangan atas Auger-Aliassime juga memperpanjang konsistensi Djokovic di Wimbledon. Unggulan ketujuh itu selalu mencapai semifinal dalam delapan penampilan terakhirnya di All England Club dan belum pernah tersingkir sebelum babak empat besar sejak edisi 2017.

Meski demikian, Djokovic diperkirakan kembali menghadapi ujian berat saat melawan Sinner, yang belum kehilangan satu set pun sejak lolos dari pertandingan lima set melawan Miomir Kecmanovic pada babak pertama.