TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU- Kronologi remaja perempuan berusia 14 tahun di Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, diduga menjadi korban kekerasan seksual pada Selasa (7/7/2026), sekitar pukul 02.00 Wita.
Peristiwa itu terjadi saat korban sedang tidur pulas di kamar rumah tantenya.
Berdasarkan penuturan korban kepada keluarganya, terduga pelaku berinisial Ipul masuk ke dalam kamar dengan cara mencungkil jendela menggunakan obeng.
Baca juga: Penyebab Kebakaran Lahan Sumare Mamuju Masih Diselidiki, Cuaca Panas Diduga Picu Api Menyebar
Baca juga: Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Tikke Pasangkayu Anggap Pelaku Seperti Paman
Korban baru tersadar ketika merasakan ada orang meraba tubuhnya.
Saat hendak berteriak, korban diduga mendapat ancaman dari pelaku menggunakan benda tajam sehingga tidak dapat meminta pertolongan.
Setelah pelaku meninggalkan kamar, korban kemudian memberanikan diri menceritakan kejadian tersebut kepada tantenya, FY, sambil menangis.
Menerima laporan itu, pihak keluarga langsung membawa korban ke RSUD Pasangkayu untuk menjalani pemeriksaan medis.
Laporan resmi juga telah dibuat ke Polres Pasangkayu.
"Kami masih menunggu hasil visum untuk melengkapi proses hukum," ujar FY saat dikonfirmasi Rabu 8 Juli 2026.
Polisi telah mendatangi rumah terduga pelaku di Kecamatan Baras untuk melakukan penangkapan. Namun Ipul tidak berada di lokasi.
Menurut keluarga, pelaku diketahui memiliki KTP Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, sehingga diduga sudah meninggalkan wilayah Pasangkayu.
Korban saat ini tinggal bersama tantenya. Ia merupakan anak yatim.
Sementara ibunya berada di Makassar untuk mengurus pemakaman ayah korban yang meninggal dunia pada Mei 2026.
Hingga Rabu malam, Polres Pasangkayu masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Konfirmasi lebih lanjut terkait penanganan kasus ini masih diupayakan kepada pihak kepolisian.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan