Penyebab Kebakaran Lahan Sumare Mamuju Masih Diselidiki, Cuaca Panas Diduga Picu Api Menyebar
Abd Rahman July 08, 2026 10:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU- Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Sumare, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, hingga Rabu (8/7), masih belum diketahui penyebab pastinya.

Kasat Samapta Polresta Mamuju, AKP Sirajuddin, mengatakan belum ada informasi yang memastikan sumber api. 

Meski begitu, ia menduga kondisi cuaca panas dan banyaknya dedaunan kering di lokasi dapat memicu api lebih mudah menyebar.

Baca juga: Api Hanya 50 Meter dari Permukiman, Kebakaran Lahan di Sumare Bikin Warga Siaga

Baca juga: Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Tikke Pasangkayu Anggap Pelaku Seperti Paman

"Penyebabnya belum diketahui, tapi bisa jadi karena cuaca panas dan area lahan banyak dedaunan kering sehingga mudah terbakar," kata Sirajuddin kepada Tribun-Sulbar.com, Rabu (8/7).

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Mamuju, Randi, juga menyampaikan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. 

Menurutnya, kawasan tersebut memang hampir setiap tahun mengalami kebakaran lahan sehingga perlu dilakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan sumber api.

"Kami belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran. Wilayah itu memang hampir bisa dibilang mengalami kejadian seperti ini setiap tahun," ujar Randi.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan terakhir dari personel di lapangan, masih terdapat sejumlah titik api di bagian atas perbukitan yang sulit dijangkau kendaraan maupun peralatan pemadam.

Karena kondisi medan yang terjal, tim gabungan memprioritaskan pemadaman di titik-titik api yang berada paling dekat dengan permukiman warga guna mencegah api merembet ke rumah penduduk.

"Masih ada titik api di bagian atas yang sulit dijangkau. Jadi kami fokus memadamkan api yang berada dekat permukiman warga agar tidak merembet ke rumah-rumah," jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan sementara petugas di lapangan, luas lahan yang

terdampak kebakaran diperkirakan mencapai puluhan hektare dan tersebar di sejumlah titik. 

Hingga kini, proses pemadaman masih terus dilakukan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.Com Baiq Sukma Widiawati
 
 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.