SRIPOKU.COM - Penerapan Kurikulum Merdeka di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) terus melahirkan berbagai pendekatan inovatif demi menunjang tumbuh kembang karakter peserta didik.
Salah satu terobosan materi yang kini tengah menjadi perhatian adalah metode Deep Learning yang diintegrasikan melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Melalui pendekatan ini, proses pengajaran tidak lagi sekadar berfokus pada transfer ilmu hafalan secara kaku, melainkan menyentuh sisi emosional dan spiritual santri kecil sejak dini.
Baca juga: Panduan MATAMUDA 5 Hari Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2026/2027 Lengkap Format Pemetaan Talenta
Khususnya pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 1 MI, penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dirancang secara terukur agar materi terasa hidup, menyentuh, dan bermakna.
Bagi Bapak/Ibu guru kelas atau panitia kurikulum madrasah yang membutuhkan referensi administrasi mengajar yang humanis, berikut adalah ulasan konsep KBC beserta draf lengkap ATP Al-Qur'an Hadis Kelas 1 MI Fase A yang siap disalin dan disesuaikan.
Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) adalah pendekatan kurikulum inovatif yang menekankan pendidikan dengan hati.
Di dalam ekosistem KBC, setiap proses belajar tidak hanya mengejar pencapaian nilai kognitif angka di lembar rapor, melainkan ditujukan untuk membangun rasa cinta yang mendalam kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, serta sesama manusia.
Dengan semangat cinta inilah, pembelajaran Al-Qur’an Hadis menjadi instrumen yang menyenangkan dan dirindukan oleh anak-anak.
Sebab, setiap materi esensial dan aktivitas belajar di dalam kelas sengaja dirancang untuk memenuhi tiga pilar utama:
Pendekatan KBC menggeser paradigma lama. Belajar Al-Qur'an Hadis bukan lagi sekadar transfer ilmu (transfer of knowledge), melainkan media transformasi hati (transfer of value).
Capaian Pembelajaran Fase A:
Pada akhir fase A, peserta didik mampu mengenal huruf hijaiyah secara terpisah dan bersambung beserta tanda bacanya. Pada elemen Al-Qur'an, peserta didik mampu melafalkan, menghafalkan, memahami arti surah-surah pendek/pilihan. Pada elemen hadis, peserta didik mampu melafalkan, menghafal, dan memahami hadis tentang kebersihan.
Bab 1: Mengenal Huruf Hijaiyah (1)
Bab 2: Mengenal Surah al-Fatihah
Bab 3: Mengenal Surah An-Nas
Bab 4: Mengenal Surah Al-Falaq
Bab 5: Mengenal Surah Al-Ikhlas
Bab 7: Mengenal Huruf Hijaiyah (2)
Bab 8: Mengenal Surah An-Nashr
Bab 9: Mengenal Surah Al-Kafirun
Bab 10: Mengenal Surah Al-Kautsar
Bab 11: Mengenal Surah Al-Ma'un
Bab 12: Mengenal Surah Quraisy
Bab 13: Aku Cinta Kebersihan
Agar ATP di atas berjalan maksimal dengan ruh Kurikulum Berbasis Cinta, guru disarankan menggunakan metode bercerita (storytelling) yang menyentuh kalbu saat menjelaskan kandungan ayat, menghindari bentakan, serta memperbanyak kegiatan interaktif berbasis visual yang ramah bagi psikologis anak fase A.***