SRIPOKU.COM - Memasuki awal Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Kementerian Agama RI membawa angin segar dalam sistem orientasi peserta didik baru di lingkungan madrasah.
Istilah Matsama kini resmi bertransformasi menjadi MATAMUDA, yang merupakan singkatan dari Masa Ta'aruf Murid Madrasah.
Berbeda dengan konsep MPLS sekolah umum, MATAMUDA memiliki karakteristik tersendiri yang jauh lebih menekankan pada pembentukan karakter Islami, penguatan budaya khas madrasah, pembiasaan akhlak mulia, pengembangan potensi orisinal peserta didik, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan.
Baca juga: 15 Ide Game MPLS Hingga MATAMUDA Ramah Anak Kurikulum Merdeka Tahun 2026/2027 Jenjang SD dan SMP
Program ini selaras dengan semangat MPLS Ramah Anak, yaitu memastikan seluruh rangkaian kegiatan bersih dari praktik perundungan (bullying), kekerasan fisik maupun psikis, serta segala bentuk perlakuan feodal yang dapat merugikan mental peserta didik baru.
Untuk membantu kelancaran tugas panitia dan guru di madrasah, berikut adalah draf susunan panduan praktis Program MATAMUDA 5 Hari yang sistematis, bertahap, terarah, dan siap untuk disesuaikan di instansi masing-masing.
Setiap hari pelaksanaan MATAMUDA memiliki tema, fokus, dan target capaian yang berbeda agar proses adaptasi transisi murid baru berjalan secara alami tanpa tekanan.
Hari Pertama: Aku Cinta Madrasahku
Hari Kedua: Aku Anak Saleh dan Berakhlak
Hari Ketiga: Madrasahku Teman dan Lingkunganku Menyenangkan
Hari Keempat: Aku Anak Indonesia dan Anak Muslim
Hari Kelima: Aku Sahabat Bumi dan Pentas Ekspresi Murid Baru
Salah satu keunggulan utama dari program MATAMUDA berbasis Kurikulum Merdeka ini adalah adanya Rubrik Indikator Pengamatan Talenta.
Instrumen asesmen awal ini sengaja disiapkan di dalam dokumen panduan untuk membantu guru dan panitia dalam mengamati, memantau, dan memetakan berbagai potensi kecerdasan murid sejak hari-hari pertama menginjakkan kaki di madrasah.
Beberapa poin aspek krusial yang diamati guru meliputi:
Dengan adanya instrumen rubrik pengamatan ini, guru dapat melakukan identifikasi awal (pre-assessment) terhadap karakteristik dan keunikan masing-masing anak sebagai dasar penentuan strategi metode mengajar di kelas nantinya.
Selain format rubrik pengamatan, file panduan MATAMUDA ini juga menyediakan Lembar Pemetaan Talenta khusus yang dapat dipegang dan diisi langsung oleh Wali Kelas maupun Guru Pendamping selama kegiatan berlangsung.
Lembar observasi ini berfungsi mempermudah sekolah dalam mendokumentasikan hasil pemantauan secara rapi dan terstruktur.
Dokumen ini nantinya akan menjadi portofolio profil awal peserta didik, sehingga ketika kegiatan belajar mengajar efektif dimulai, guru sudah mengantongi data kebutuhan belajar dan minat bakat tiap-tiap siswa demi mewujudkan pembelajaran berdiferensiasi.
Naskah panduan program MATAMUDA 5 Hari ini sengaja dirancang secara fleksibel dalam format teks yang rapi agar para guru dapat langsung menyalinnya (copy-paste) ke dalam format Microsoft Word.
Bapak/Ibu guru cukup menyesuaikan nama instansi, visi-misi madrasah, serta jadwal jam harian lokal sebelum mencetaknya sebagai buku panduan resmi panitia di madrasah masing-masing.***