Armuji Jenguk Petugas Damkar dan Babinsa Korban Kericuhan Surabaya Expo di RSUD Soewandhie
Adrianus Adhi July 08, 2026 12:32 PM

SURYA.co.id, Surabaya -  Kericuhan saat Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo, di kawasan eks Hi-Tech Mall atau THR, Minggu (5/7/2026) malam diungkap oleh 2 petugas keamanan kepada Armuji saat menjenguk kedua korban.

2 Petugas itu adalah Petugas Damkar inisial F (47), dan Babinsa S (42), yang dirawat di Ruang Rawat Inap RSUD Soewandhi. Sambil dalam posisi terlentang, F dan S menceritakan perjuangannya, saat menahan pagar pintu masuk, yang berusaha dijebol oleh para penonton.

 “Saya di tengah pintu, Pak S di pinggir. Kami sama sama nahan, situasi penuh desak desakan tapi kami terus berusaha,” kata F.

F dan S terus berusaha menahan sekuat tenaga, supaya pagar pintu masuk tidak rusak. Namun sayang, usaha mereka sia sia, F dan S akhirnya tumbang lantaran tak mampu menahan kekuatan banyak penonton.

 “Karena di dalam sudah penuh, jadi kami tahan. Ternyata dorongannya lebih kuat dari luar,” ungkap F.

 Usai pagar pintu masuk dijebol, F mengaku ditarik oleh rekan sejawatnya ke tempat yang lebih aman.

“Saya kalau tidak ditarik kena itu (massa,red). Saya ini mau balik, kebetulan kan sepeda motor belakang parkirnya. Saya mau balik, tapi kok tidak bisa. Kok malah parah,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Babinsa S. Kepada Armuji, S mengaku kakinya tertindih pagar pintu masuk. “Dorong-dorongan sama banyak penonton. Kaki saya ketindihan pak,” ucap S.

Ia tidak mampu menahan desakan para penonton yang begitu kuat memaksa masuk ke dalam, hanya untuk menyaksikan pertunjukan musik.

“Saya diterobos banyak orang. Saya sudah berusaha nahan pintu. Waktu itu desak desakan, karena orang banyak langsung ambruk,”pungkasnya.

Wakil Wali Kota Armuji meminta Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, agar korban mendapat penanganan medis terbaik.

Armuji juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi keduanya dalam menjalankan tugas, sekaligus mendoakan F dan S segera sembuh. “Dikasih pelayanan yang terbaik pokoknya. Semoga lekas sembuh,” ucapnya.

Di tempat yang sama, dr Billy menambahkan, S merupakan pasien pertama yang dilarikan ke RSUD Soewandhie, disusul Petugas Damkar hingga korban penonton lainnya.

 “Ada 10 yang dirawat. Sementara kalau pasien 2 petugas, dilakukan upaya untuk mengurangi nyeri dulu. Diplating, tapi masih ada kendala di pangkal pahanya juga, sehingga harus dikondisikan dulu,” tandas Billy.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.