BOLASPORT.COM - Sebagai mentor, Zulfahmi Khairuddin, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap peningkatan yang ditunjukkan Hakim Danish pada 10 balapan Moto3 2026 ini.
Jelang memasuki paruh musim Moto3 2026, persaingan kian panas termasuk bagi pembalap yang berstatus sebagai rookie atau pendatang baru, salah satunya Hakim Danish.
Bakat muda asal Terengganu, Malaysia tersebut menjadi salah satu yang menonjol bersama Brian Uriarte dari Spanyol dan rider kebanggaan Indonesia Veda Ega Pratama.
Danish sudah berhasil mengamankan 2 podium dengan 1 kemenangan untuk membawanya menjadi rider yang patut diperhitungkan pada musim ini.
Khusus untuk persaingan para rookie, pembalap berusia 18 tahun itu sedang berada dalam tren positif dari penampilan yang ditunjukkan pada seri terakhir di GP Belanda.
Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Assen 2 pekan lalu tersebut, Danish yang start dari posisi ke-16 berhasil finis di posisi ke-10.
3 pembalap yang mendapatkan sanksi penurunan grid karena melanggar track limit membuatnya diuntungkan di mana Danish dinyatakan mengakhiri GP Belanda di posisi ke-7.
Hasil tersebut membuatnya naik 1 setrip untuk posisinya dalam tabel klasemen rookie Moto3 2026 dengan sudah menorehkan 82 poin sejauh ini.
Danish kini menduduki peringkat ke-2 setelah mampu menggusur Veda Ega Pratama yang mengalami crash dan gagal membawa pulang poin dari GP Belanda.
Ya, andalan Honda Team Asia tersebut harus turun 1setrip meski poin yang dia miliki sama seperti yang didapatkan oleh Danish.
Hal itu karena Danish mencatatkan torehan lebih baik karena sudah mengantongi satu kemenangan berbanding dengan Veda yang baru mengemas 2 podium.
Tak ayal, keberhasilan Danish dalam menyalip ranking pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut turun mengundang perhatian dari Zulfahmi Khairuddin.
Legenda MotoGP Malaysia yang pernah meraih 2 podium di kelas Moto3 musim 2012 itu merasa bangga dengan apa yang ditunjukkan Danish.
Hasil yang didapatkan rider milik MT Helmets-MSI tersebut patut diapresiasi mengingat perjuangan kerasnya dalam mengamankan finis di posisi 10 besar.
"Balapan di Assen sungguh membanggakan, meski memulai dari posisi ke-16, Hakim Danish berhasil bersaing dengan kelompok pembalap terdepan," kata Zulfahmi.
"Ini sebuah pencapaian yang tidak mudah di sirkuit yang sangat teknis seperti Assen," imbuhnya, melalui laman resmi ZKRacing.
Lebih lanjut, Zulfahmi tak bisa menyembunyikan euforianya dengan posisinya kini di peringkat ke-6 klasemen Moto3 2026.
"Dia menunjukkan peningkatan yang luar biasa kali ini, saya juga telah berbicara dengan tim, dan semua orang sangat senang dengan hasil yang diraih," ucap Zulfahmi.
"Saya sangat bangga dengan performanya, saat ini, dia menempati posisi keenam dalam klasemen keseluruhan kejuaraan sebuah pencapaian luar biasa."
"Dan sejujurnya, saya sendiri tidak menyangka ia bisa mencapai level ini," tuturnya menambahkan.
Zulfahmi kini berharap Danish bisa tampil baik pada Moto3 Jerman 2026 pada akhir pekan ini yang dilangsungkan di Sachsenring.
"Saya berharap Danish tetap sehat, terus kompetitif sepanjang musim, dan terus belajar dari setiap balapan," kata Zulfahmi.
"Terkait motornya, masih ada aspek yang bisa ditingkatkan, namun saya yakin tim ini selalu memberikan yang terbaik bagi Danish, sampai jumpa di balapan berikutnya di Sachsenring," imbuhnya.