Job Fair Kota Bekasi 2026 Dibanjiri Pencaker, Tersedia 300 Loker Disabilitas
Dian Anditya Mutiara July 08, 2026 02:19 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI — Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bekasi menggelar Job Fair di Mega Bekasi Hypermall (MBH), Kecamatan Bekasi Selatan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa (7/7/2026) hingga Rabu (8/7/2026), menyediakan 3.500 lowongan kerja dari 50 perusahaan di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, jasa, hingga layanan.

Job Fair ini diperuntukkan bagi pencari kerja yang telah melakukan pendaftaran secara daring sebelum pelaksanaan kegiatan.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan antusiasme masyarakat terhadap Job Fair tahun ini cukup tinggi.

Sebelum kegiatan dibuka, sekitar 7.000 pencari kerja telah mendaftarkan diri melalui sistem pendaftaran online yang disiapkan Disnaker Kota Bekasi.

Baca juga: Job Fair Jakarta Selatan 2026 Dibuka Besok, Ada Ribuan Lowongan dari BCA hingga Indomaret

Menurut Tri, penerapan sistem digital membuat pelaksanaan Job Fair tahun ini lebih tertata dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pelaksanaan Job Fair tahun ini lebih rapi. Para pencari kerja tidak lagi membawa berkas CV dalam bentuk hardcopy, tetapi cukup mendaftar secara online. Di lokasi, perusahaan tinggal menyediakan barcode untuk mengakses seluruh persyaratan dan dokumen pelamar," kata Tri, Rabu (8/7/2026).

Sediakan 300 Lowongan untuk Disabilitas

Tri mengatakan Job Fair tahun ini juga menyediakan sekitar 300 lowongan kerja bagi penyandang disabilitas.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan implementasi komitmen pemerintah dalam mendorong kesempatan kerja yang inklusif.

"Kami bersyukur tahun ini sudah tersedia sekitar 300 peluang kerja bagi teman-teman istimewa. Ke depan tentu akan terus kami fasilitasi, termasuk melalui pelatihan agar semakin banyak perusahaan memenuhi ketentuan penyediaan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas," ujarnya.

Baca juga: Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran

Pemkot Bekasi Siapkan Job Fair Tambahan

Selain pelaksanaan saat ini, Pemerintah Kota Bekasi bersama DPRD juga membahas kemungkinan menambah agenda Job Fair pada akhir tahun apabila dukungan anggaran tersedia.

Tri mengatakan pelaksanaan tambahan tersebut diharapkan dapat mengakomodasi lulusan baru SMA maupun SMK yang mulai aktif mencari pekerjaan beberapa bulan setelah kelulusan.

"Kalau memungkinkan, kami ingin menambah pelaksanaan Job Fair di akhir tahun, sekitar November atau Desember, agar waktunya sesuai dengan kebutuhan para lulusan baru memasuki dunia kerja," katanya.

Tingkat Pengangguran Ditargetkan Terus Turun

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bekasi Dzikron mengatakan kondisi ketenagakerjaan di Kota Bekasi masih menunjukkan tren positif.

Meski masih terdapat perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), jumlah perusahaan yang mengajukan pencatatan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dinilai lebih banyak sehingga peluang kerja tetap terbuka.

Menurut Dzikron, Pemkot Bekasi optimistis angka pengangguran terbuka yang saat ini berada di kisaran 7,33 persen dapat terus ditekan melalui program penempatan tenaga kerja, Job Fair, dan pemagangan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.