Kapolda Jambi Ungkap Akar Munculnya Geng Motor, Petakan 2 Aliansi Besar
Heri Prihartono July 08, 2026 03:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Aksi kriminalitas geng motor yang melibatkan remaja di Kota Jambi menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

Polda Jambi pada Rabu (8/7/2026)  mengadakan rapat koordinasi bersama dengan Gubernur Jambi, DPRD Provinsi Jambi, Kejaksaan Tinggi Jambi, Kepala Daerah, dan seluruh instansi terkait.

Hal ini menindaklanjuti aksi kriminalitas geng motor yang kian marak terjadi hingga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar mengatakan bahwa aksi geng motor di Provinsi Jambi khususnya yang terjadi di Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari dan Sarolangun diawali dari kendaraan modifikasi yang dilakukan para remaja.

"Dari riset kecil yang kami lakukan. Zemua diawali dengan kendaraan yang dimodifikasi. Gubernur sudah mengeluarkan maklumat tidak juga. Sekarang saya panggil bapak ibu untuk terlibat," kata Krisno.

Dari data yang disampaikannya, Krisno mengatakan bahwa geng motor di Jambi sebagian merupakan remaja dan sebagai lainnya pelajar.

Dia mengatakan bahwa aksi geng motor mengalami peningkatan terutama saat masa libur sekolah.

"Kenapa terjadi peningkatan karena sedang masa libur sekolah. Ini ada ajakan dari senior," ujarnya.

Di mana diketahui, kelompok geng motor di Jambi dibagi kedalam dua aliansi besar.

Aliansi pertama bernama Aliansi Awan Hitam yang terdiri dari kelompok Crazy_dog2018, Camp.poedak, Safira_Tragedy, Jambi_Mistery_, Macanofficial_019, wkg_family, Matador19, srb22society_, story_abag2018 dan sejumlah kelompok lainnya.

Kemudian, Aliansi Para Bintang yang terdiri dari kelompok Rohuu.familyy, rose023independent, _amanenjoy, timurmisteryy, pkt_20_, geraklambatt_, tip2019, bas19cah, jb23family, selincah19neverdie dan sejumlah kelompok lainnya.
Selain kelompok-kelompok tersebut juga sudah dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok pasif yang tidak lagi melakukan penyerangan atau provokasi kepada kelompok lain.

Serta kelompok reaktif yang menyerang kelompok lain apabila diserang atau diprovokasi kelompok ini dibagi menjadi kelompok Kasang, Legok, Selincah Kenali Lorong Jahit dan A.B.A.G.

Dan kelompok aktif yaitu melakukan penyerangan dan provokasi terdiri dari kelompok Belanda Selatan, Legok, Flamboyan, Telaga dan Murni, kelompok Kenali dan Tangkit. (Tribunjambi.com/ Srituti Apriliani Putri)

Baca juga: Maraknya Geng Motor, Kapolresta Jambi Minta Orang Tua Terapkan Jam Malam

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.