Bekasi Dinilai Masih Prospektif, Penjualan Hunian Dibidik Naik 20 Persen
Dodi Hasanuddin July 08, 2026 04:19 PM

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Minat masyarakat terhadap rumah dengan angsuran mulai Rp 1,5 jutaan per bulan di Bekasi, Provinsi Jawa Barat masih tinggi di tengah kondisi pasar properti yang semakin kompetitif.

Melihat tren tersebut, Harmoni Park Group menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 20 persen sepanjang 2026.

Baca juga: Centrepark Perluas Penerapan Sistem Parkir Nontunai di Properti Komersial

Target tersebut didorong oleh capaian penjualan pada semester pertama tahun ini yang telah mencapai sekitar 50 persen dari sasaran tahunan perusahaan.

"Kami sangat optimistis tahun ini penjualan akan tumbuh 20 persen dibandingkan tahun lalu," ujar General Manager Harmoni Park Group, Hendra Ardian pada Rabu  (8/7/2026).

Untuk mendongkrak penjualan pada semester kedua, pengembang meluncurkan program promosi Harmoni Fest yang berlangsung hingga 30 Desember 2026.

Program tersebut diterapkan di lima proyek yang dikembangkan perusahaan, di antaranya Harmoni Park Residence, Harmoni Park Pasirmukti, Zetira Cibitung, dan Bukit Mas Residence.

Baca juga: UI dan Infiniti Land Jadikan MGK Serang Proyek Percontohan Riset Perumahan Berkelanjutan

Melalui program itu, konsumen yang melakukan transaksi atau akad kredit berkesempatan memperoleh hadiah utama berupa satu unit mobil listrik BYD Atto 1, sepeda listrik, serta berbagai hadiah lainnya.

Selain hadiah, pengembang juga menawarkan sejumlah kemudahan bagi calon pembeli, seperti pembebasan PPN hingga akhir Desember 2026, gratis BPHTB, biaya KPR, Akta Jual Beli (AJB), uang muka nol persen, subsidi angsuran selama satu tahun, bebas iuran pengelolaan lingkungan (IPL) selama setahun, hingga bonus canopy carport.

"Selain free PPN 100 persen hingga Desember 2026, kami juga menggratiskan biaya-biaya seperti BPHTB, KPR, dan AJB. Konsumen juga dimanjakan dengan program Rumah di Bekasi DP 0, subsidi angsuran selama satu tahun penuh, gratis biaya IPL satu tahun, hingga bonus canopy carport," kata Ardian.

Menurut dia, proyek tersebut menyasar pembeli rumah pertama (first home buyer) dengan menawarkan konsep hunian siap huni sehingga penghuni tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk renovasi.

Baca juga: Mendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Atasi Persoalan Perumahan Rakyat di Papua

Rumah yang dipasarkan dibanderol mulai Rp 400 jutaan hingga Rp 800 jutaan dengan pilihan desain bergaya Scandinavian dan Tropis Modern. 
Sementara untuk kebutuhan komersial, tersedia ruko siap pakai dengan harga mulai Rp 600 jutaan.

Ardian mengatakan tingginya minat masyarakat tercermin dari penjualan Cluster Birka yang hampir seluruh unitnya telah terserap pasar.

"Tingginya minat pasar terbukti dari Cluster Birka yang langsung habis 150 unit dari 170 unit yang dipasarkan. Menanggapi antusiasme tersebut, pihak pengembang kini tengah bersiap membuka cluster baru bernama Danika," jelasnya.

Selain menawarkan harga yang kompetitif, kawasan hunian tersebut dilengkapi berbagai fasilitas seperti club house, kolam renang, danau, taman tematik, area bermain anak, kawasan kuliner, masjid, hingga amphitheater. 

Infrastruktur kawasan juga didukung jaringan PDAM, kabel listrik bawah tanah di jalan utama, serta elevasi lahan rata-rata 2,5 meter yang diklaim bebas banjir.

Salah seorang penghuni, Boris (37), mengaku memilih tinggal di kawasan tersebut karena mempertimbangkan kualitas lingkungan dan akses menuju Jakarta.

"Saya tertarik karena areanya terbukti tidak banjir, airnya sudah PDAM, dan jalannya dekat dengan tol. Lingkungannya sangat nyaman, dan fasilitas favorit saya adalah tempat bermain anak serta kolam renangnya," ujar Boris.

Berlokasi di Bekasi Utara, kawasan tersebut memiliki akses menuju Jakarta Utara, kawasan industri Marunda, dan Pelabuhan Tanjung Priok melalui Tol Cibitung-Cilincing.

Untuk mempermudah pembiayaan, pengembang juga telah bekerja sama dengan sejumlah bank dalam penyediaan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.