Jelang Ajaran Baru, Warga Berburu Peralatan Sekolah dengan Harga Terjangkau di Pasar Asemka Jakbar
Irwan Wahyu Kintoko July 08, 2026 04:19 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mentari siang mulai terasa terik ketika deretan toko dan lapak di kawasan Pasar Asemka, Jalan Asemka, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, mulai dipadati pembeli, Rabu (8/7/2026).

Di sela-sela padatnya kerumunan, suara pedagang menawarkan dagangan bersahut-sahutan dengan tawa para pembeli yang sibuk menawar harga. 

Lorong-lorong yang dipenuhi etalase alat tulis, tas sekolah, sepatu, kaus kaki, tempat makan hingga botol minum nyaris tak pernah sepi. 

Orang dewasa menggandeng tangan anak-anak mereka, sementara sebagian lainnya tampak sibuk membandingkan harga dari satu toko ke toko lain. 

Baca juga: Kisah Danil, PKL Pasar Asemka yang Mampu Sekolahkan Anaknya ke Universitas Indonesia

Di beberapa sudut, anak-anak terlihat antusias memilih motif buku tulis, tempat pensil bergambar karakter favorit, hingga tas sekolah dengan warna-warna cerah. 

Sesekali mereka meminta pendapat orang tua sebelum barang yang diincar dimasukkan ke dalam kantong belanja.

Keramaian tak hanya terjadi di dalam pertokoan. 

Sepanjang jalan kawasan Asemka, arus pejalan kaki bercampur dengan kendaraan roda dua, mobil pribadi, angkutan umum, hingga lapak para pedagang.

Baca juga: Jadi Pedagang ATK Musiman di Pasar Asemka, Aji Pernah Raup Omzet Rp 50 Juta Sehari

Kondisi tersebut membuat lalu lintas di sekitar pasar bergerak perlahan. 

Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, Pasar Asemka menunjukkan pesonanya sebagai salah satu destinasi utama masyarakat untuk berburu perlengkapan sekolah. 

Harga yang dikenal lebih murah dibandingkan pusat perbelanjaan lain menjadi alasan utama masyarakat rela datang dari berbagai wilayah. 

Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com di lokasi Rabu pukul 12.30 WIB, hampir seluruh toko perlengkapan sekolah dipenuhi pembeli. 

Baca juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Pedagang ATK Musiman Menjamur di Pasar Asemka Jakarta Barat

Tak sedikit yang membawa daftar belanja berisi kebutuhan anak-anak mereka, mulai buku tulis, pensil, penghapus, penggaris, hingga tas dan sepatu sekolah.

Selain perlengkapan sekolah, kawasan tersebut juga diramaikan pedagang mainan anak, aksesoris, pakaian, hingga aneka jajanan yang menambah semarak suasana pasar. 

Seorang pembeli, Wulan (36), mengaku sengaja datang dari Palmerah, Jakarta Barat, untuk membeli perlengkapan sekolah bagi kedua anaknya yang akan memasuki jenjang SMP dan kelas IV SD. 

"Kalau mau beli keperluan anak-anak masuk sekolah, saya langsung ke sini beli buku, beli alat tulis," ujar Wulan.

Baca juga: 23 Tahun Jual Aksesoris Kemerdekaan di Pasar Asemka, Gianto Akui Bisa Beli Mobil dari Kerja Kerasnya

Menurutnya, Pasar Asemka selalu menjadi langganan setiap menjelang tahun ajaran baru karena pilihan barangnya lengkap dan harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan toko maupun platform belanja daring. 

Ia mengatakan membeli dua paket buku tulis merek Campus yang masing-masing berisi 10 buku dengan 36 lembar seharga Rp 35.000 per paket. 

"Kalau di online Rp 38.000 sampai Rp 45.000, selisihnya lumayan, di sini bisa pilih, anak juga bisa lihat-lihat," ucapnya.

Hal serupa dirasakan Ida (50), warga yang bekerja di Pademangan, Jakarta Utara, yang mengajak anaknya yang sedang berlibur dari Tasikmalaya, Jawa Barat, untuk berbelanja di Pasar Asemka sebelum kembali masuk sekolah. 

Baca juga: Diborong Pembeli hingga Rp 9 Juta, Andi Buka Lapak Aksesoris Ketupat Lebaran di Pasar Asemka

Ia menilai selisih harga perlengkapan sekolah di Pasar Asemka cukup signifikan dibandingkan tempat lain sehingga dapat membeli lebih banyak kebutuhan tanpa menguras anggaran keluarga. 

Pedagang alat tulis, Sahrul, mengatakan, toko tempatnya bekerja buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.

Menurut dia, penjualan meningkat tajam menjelang tahun ajaran baru. 

Ia menjual buku tulis merek Sidu isi 10 buku dengan 38 lembar seharga Rp 35.000 per paket, sementara merek Campus isi 10 buku dengan 36 lembar juga dibanderol Rp 35.000 per paket.

Baca juga: Lewati 7 Gubernur, Pramono Anung Janji Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Dibangun Tahun Depan!

"Dalam sehari bisa terjual sekitar 24 karton, satu karton isinya 24 pack," ujar Sahrul. 

Tak hanya masyarakat Jakarta, pembeli dari daerah penyangga hingga luar kota tampak memenuhi pasar. 

Sebagian datang menggunakan kendaraan pribadi, sementara lainnya memanfaatkan transportasi umum untuk mencapai pusat perdagangan yang sudah dikenal sejak puluhan tahun itu. 

Pasar Asemka memiliki reputasi sebagai salah satu pusat perdagangan grosir legendaris di Jakarta Barat. 

Para pedagang mengaku momen tersebut menjadi salah satu periode paling ramai sepanjang tahun karena tingginya permintaan perlengkapan sekolah. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.