Hasil Undian Turnamen Mobile Legends GOTF 2026: ONIC dan Bigetron Beda Grup
Arif Tio Buqi Abdulah July 08, 2026 04:38 PM

TRIBUNNEWS.COM – Hasil drawing atau undian grup turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di Game of The Future (GOTF) 2026 resmi diumumkan pada Rabu (8/7/2026).

Dua wakil Indonesia, ONIC dan Bigetron dipastikan berada di grup yang berbeda sehingga berpeluang bertemu jika sama-sama berhasil melaju ke babak knockout.

Turnamen GOTF 2026 akan digelar pada 4-9 Agustus 2026 di Astana, Kazakhstan, dengan diikuti 16 tim terbaik dari berbagai kawasan dunia.

Berdasarkan hasil undian, ONIC tergabung di Grup D bersama PRO Esports, Geekay Esports, dan Alpha7 North.

Sementara itu, Bigetron menghuni Grup B dan akan bersaing dengan Team Vamos, FUT Esports, serta Bushido Wildcats.

Di Grup A, persaingan akan mempertemukan Team Falcons PH, Team Spirit, DFYG, dan Entity7.

Sedangkan Grup C dihuni Selangor Red Giants (SRG), Aurora Gaming, The MongolZ, dan Bumblebees.

GOTF 2026 - Logo turnamen Games of The Future 2026 yang digelar di Astana, Kazakhstan pada Agustus 2026.

Dengan pembagian tersebut, tidak ada grup yang benar-benar bisa disebut sebagai "grup neraka" karena kekuatan peserta dinilai cukup merata.

Setiap grup diisi tim-tim dari region berbeda sehingga berpotensi menghadirkan pertarungan sengit sejak pertandingan pertama.

Meski begitu, belum diketahui pasti siapakah lawan pertama dari ONIC dan Bigetron di GOTF 2026.

Baca juga: Jadwal MSC 2026: ONIC vs Entity7, Team Vitality vs True Rippers

Berikut hasil drawing MLBB Game of The Future (GOTF) 2026:

Grup A

  1. Team Falcons PH
  2. Team Spirit
  3. DFYG
  4. Entity7

Grup B

  1. Bigetron by Vitality
  2. Team Vamos
  3. FUT Esports
  4. Bushido Wildcats

Grup C

  1. Selangor Red Giants (SRG)
  2. Aurora Gaming
  3. The MongolZ
  4. Bumblebees

Grup D

  1. ONIC
  2. PRO Esports
  3. Geekay Esports
  4. Alpha7 North

Format GOTF 2026

Selain hasil undian, format pertandingan GOTF 2026 juga menjadi perhatian.

Panitia menerapkan sistem Swiss Round pada fase grup, berbeda dengan format round robin yang umum digunakan di berbagai turnamen MLBB.

Dalam format tersebut, setiap tim akan dipertemukan dengan lawan yang memiliki catatan menang-kalah serupa.

Tim yang lebih dulu meraih dua kemenangan akan langsung lolos ke babak knockout, sedangkan tim yang menelan dua kekalahan dipastikan tersingkir dari turnamen.

Format ini memberikan kesempatan bagi setiap peserta untuk bangkit setelah kalah pada pertandingan pertama, sekaligus membuat setiap laga memiliki arti penting dalam perebutan tiket ke fase gugur.

Kabar baiknya, semua pertandingan fase grup menggunakan sistem Best of Three (Bo3). Dengan begitu, tim yang kalah di game pertama bisa mengevaluasi untuk melakukan comeback.

Dengan komposisi grup yang cukup seimbang dan sistem pertandingan yang kompetitif, Game of The Future 2026 diprediksi menghadirkan persaingan ketat sejak hari pertama.

ONIC dan Bigetron pun diharapkan mampu melangkah jauh dan membawa nama Indonesia bersaing memperebutkan gelar juara di Astana.

Khusus ONIC, mereka datang ke GOTF 2026 dengan status sebagai juara bertahan.

Pada edisi sebelumnya, ONIC berhasil mengalahkan wakil Turki, Aurora Gaming, di partai grand final GOTF 2025.

Meski GOTF bukan bagian dari kalender resmi turnamen Moonton, ajang ini tetap menawarkan hadiah yang sangat besar.

Tim yang keluar sebagai juara berhak membawa pulang hadiah utama sebesar 315.000 dolar AS (sekitar Rp5,6 miliar) dari total prize pool 900.000 dolar AS (sekitar Rp16,2 miliar).

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.