TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Polresta Mamuju masih mendalami penyebab kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Desa Sumare, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus mengungkap ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Hingga kini, polisi belum dapat memastikan apakah kebakaran dipicu unsur kesengajaan, kelalaian, atau faktor lain.
Baca juga: Penyebab Kebakaran Lahan Sumare Mamuju Masih Diselidiki, Cuaca Panas Diduga Picu Api Menyebar
Baca juga: Api Merambat hingga Malam, Kebakaran Hutan di Sumare Mamuju Bikin Cemas Warga
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan proses penyelidikan masih terus berlangsung.
"Sekarang sedang dilakukan penyelidikan apakah sengaja dibakar atau ada warga yang buang puntung rokok, kita tidak tahu. Jadi, penyebab pastinya masih didalami," ujar Herman Basir kepada Tribun-Sulbar.com.
Dalam proses penyelidikan, polisi mengumpulkan keterangan saksi serta informasi dari lokasi kejadian untuk mengungkap penyebab kebakaran.
Hasil penyelidikan tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan apakah terdapat unsur pidana dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering.
Selain itu, masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun melakukan pembakaran lahan karena berisiko memicu kebakaran yang lebih luas.
Di lokasi kebakaran, kondisi lahan yang dipenuhi semak dan daun kering membuat api mudah menyebar sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. (*)