Pencarian Pemancing Hilang di Sungai Brantas Tulungagung, Tim SAR Kerahkan Perahu Karet
Samsul Arifin July 08, 2026 05:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Brantas, Kabupaten Tulungagung. 

Korban diketahui bernama Nurkolis Sugianto (36), warga Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, yang tidak kunjung pulang setelah berpamitan memancing.

Operasi pencarian memasuki hari ketiga sejak korban diduga hilang pada Senin (6/7/2026).

Untuk mempercepat proses pencarian, Pos Basarnas Trenggalek bersama BPBD mengerahkan dua perahu karet serta melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur potensi SAR.

Penyisiran difokuskan di sekitar lokasi terakhir yang diduga menjadi titik hilangnya korban di Dusun Karangtengah.

Selain pencarian melalui jalur sungai, tim juga melakukan penyisiran dari darat dengan memperhatikan karakteristik tepi Sungai Brantas yang sebagian besar berkontur terjal.

Petugas berharap pencarian yang melibatkan berbagai unsur tersebut dapat segera menemukan korban.

Masyarakat yang beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Brantas juga diminta ikut membantu melakukan pemantauan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Baca juga: Sepeda Motor dan Alat Pancing Ditemukan di Tepi Sungai Brantas, Warga Tulungagung Dilaporkan Hilang

Tim SAR Kerahkan Perahu Karet dan Puluhan Personel

Komandan Tim Operasi Pos Basarnas Trenggalek, Ahmad Taufik, mengatakan pencarian dilakukan menggunakan dua perahu karet milik BPBD dan Basarnas.

Selain itu, sebanyak 25 personel dari unsur potensi SAR turut dilibatkan dalam operasi pencarian.

"Selain itu ada 25 potensi SAR yang ikut dalam proses pencarian," jelas Ahmad Taufik, Rabu (8/7/2026).
Penyisiran dimulai dari titik yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban di Dusun Karangtengah.

Menurut Taufik, pencarian melalui jalur sungai dilakukan dengan menyisir bagian tepi yang landai karena sebagian besar tepian Sungai Brantas memiliki kontur curam.

Proses pencarian diperluas hingga radius sekitar lima kilometer berdasarkan perkiraan pergerakan korban sejak diduga hanyut.

"Ada tim yang melakukan penyisiran dari darat. Kami lakukan sejak semalam," sambungnya.
Selain Basarnas dan BPBD, Tim Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dari Kediri juga disiagakan untuk membantu koordinasi pencarian.

Petugas turut meminta para penambang pasir dan masyarakat yang beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Brantas wilayah Tulungagung hingga Trenggalek untuk ikut melakukan pemantauan.

Korban Berpamitan Memancing Sebelum Dilaporkan Hilang

Sebelumnya, Nurkolis Sugianto berpamitan kepada istrinya untuk memancing di Sungai Brantas pada Senin (6/7/2026) sore.

Namun hingga sekitar pukul 17.30 WIB, korban tidak kunjung pulang ke rumah dan juga tidak dapat dihubungi.

Keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi tidak berhasil menemukan keberadaan korban.

Pada Selasa (7/7/2026) sore, warga menemukan sepeda motor Yamaha Mio yang digunakan korban terparkir di tepi Sungai Brantas.

Di sekitar lokasi juga ditemukan alat pancing serta sepasang sandal yang diduga milik korban.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Ngantru dan diteruskan kepada BPBD serta Basarnas untuk dilakukan operasi pencarian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.