Keinginan Hj Siti Setelah Bangun Jalan dan 2 Jembatan Pakai Uang Sendiri sampai Terkuras Habis
Arie Noer Rachmawati July 08, 2026 05:35 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Perjuangan Hj Siti Srimulati membangun akses jalan bagi warga di Dukuh Grigak, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah belum berhenti meski jalan sepanjang sekitar 2,5 kilometer dan dua jembatan telah berhasil diwujudkan menggunakan dana pribadi.

Setelah menghabiskan tabungan masa tua hingga menjual perhiasan emas demi membuka akses bagi masyarakat, Siti kini memiliki harapan baru.

Ia ingin jalan yang telah dibangun secara swadaya itu dapat disempurnakan melalui dukungan pemerintah daerah.

Menurutnya, kondisi jalan saat ini memang sudah bisa dimanfaatkan warga untuk beraktivitas.

Namun, infrastruktur tersebut masih membutuhkan tahap lanjutan agar lebih kuat, aman, dan nyaman dilalui dalam jangka panjang.

Uang Terkuras Habis, Ingin Aspal Jalan

Siti mengaku seluruh kemampuan finansialnya telah terkuras untuk merealisasikan pembangunan tersebut.

Karena itu, ia berharap pemerintah dapat melanjutkan pekerjaan dengan melakukan pengaspalan.

"Kalau saya punya duit sekarang, Pak. Ini kan sudah habis. Saya sedang berdoa, semoga ada ya. Ya Tuhan memberikan rezeki lebih. Kalau saya punya pasti ini diaspal. Makanya kemarin minta bupati. Saya membuat jalan belum sempurna, kalau ada kesempatan negara lewat bupati itu saya memohon agar dibaguskan lagi disempurnakan. Dan itu bupati juga respect saya," ucapnya, Senin (6/7/2026), dikutip dari Kompas.com.

Ia menambahkan, permohonannya itu mendapat tanggapan positif dari pemerintah daerah.

Meski demikian, ia tetap berharap harapan tersebut benar-benar dapat direalisasikan sehingga manfaat jalan bisa dirasakan masyarakat dalam waktu yang lebih lama.

Bagi Siti, pengaspalan bukan sekadar membuat permukaan jalan menjadi lebih mulus.

Infrastruktur yang lebih baik juga akan membuat akses warga semakin aman sekaligus mengurangi risiko kerusakan akibat hujan maupun erosi.

Baca juga: Daftar Kebaikan Hj Siti Selain Keluarganya Bangun Jalan dan 2 Jembatan, Kini Buat Rumah untuk Warga

Baca juga: Sosok Lilis Nuryani, Bupati Kebumen yang Resmikan Jembatan Hasil Uang Pribadi Hj Siti

Habiskan Tabungan Masa Tua hingga Jual Perhiasan Emas

Hj Siti Srimulati, atau yang akrab dipanggil warga sekitar dengan nama Hj Siti Sudar, menceritakan lika-liku proses pembangunan Jalan Siti Sudar yang beberapa waktu lalu diresmikan oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani.

Menurut Siti Srimulati, pembangunan jalan tersebut murni menggunakan dana pribadi tanpa sepeser pun bantuan dari kas negara atau pihak luar.

Demi mewujudkan mimpi warga memiliki jalan yang layak, ia bahkan rela menguras tabungan masa tua hingga menjual perhiasan emas simpanannya.

"Jadi itu murni pribadi saya. Bukan bapak, bukan siapa, bukan siapa. Pribadi saya saya ingin hidup saya investasi akhirat. Jadi saya berani mengeluarkan dan berani ikhlas memakai apa yang saya pakai (perhiasan emas) saya jual untuk itu," kata Hj Siti Srimulati.

Namun, saat hendak ditanya mengenai rincian total nominal biaya yang telah dihabiskan untuk proyek besar tersebut, Hj Siti langsung menutup rapat-rapat pertanyaan itu dengan senyuman.

"Kalau ditanya berapa, terima kasih saya tidak akan menjawabnya. Karena itu lillahi ta'ala, ibaratnya kalau sedekah itu keluar tangan kanan, tangan kiri tidak tau," ujarnya ramah.

Ia menceritakan, keinginan nekatnya membangun jalan ini berawal dari rasa prihatin yang mendalam saat melihat potensi lahan pertanian dan kawasan hutan produktif di desanya yang terisolasi.

Selama puluhan tahun, potensi ekonomi itu tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal karena tidak adanya akses transportasi yang memadai.

Sebelum jalan ini ada, para petani lokal harus menempuh perjalanan yang sangat panjang dengan berjalan kaki melintasi medan terjal dan licin hanya untuk mencapai kebun atau saat memikul hasil panen.

Kini, setelah jalur baru terbuka lebar, akses mobilitas menjadi jauh lebih mudah dan kendaraan bermotor sudah bisa langsung masuk ke kawasan pertanian.

"Semoga diberikan kemudahan kelancaran bagi semua orang yang ke sini. Saya ingin membantu mereka bahwa naik ke sini maka meningkatlah pendapatannya ya. Karena ini sudah tidak kayak dulu lagi. Jalan mesti susah-susah sekali. Sekarang 10 menit juga sudah nyampe. Bisa bawa hasil bumi," katanya.

Baca juga: Sumber Uang Hj Siti Bangun Jalan dan 2 Jembatan Desa Selain dari Jual Emas, Ogah Sebut Nominalnya

Digarap Selama Tiga Bulan dengan Dukungan Warga

Proyek pembangunan Jalan Siti Sudar ini sendiri mulai digulirkan pada 21 April 2026 dan dikerjakan secara intensif selama kurang lebih tiga bulan.

Selain membuka badan jalan sepanjang 2.500 meter, keluarga besar H Sudar juga mendirikan dua jembatan permanen kokoh yang menjadi penghubung penting menuju sentra pertanian warga.

Dalam proses pengerjaannya di lapangan, aksi sosial ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar.

Sejumlah warga pemilik lahan secara sukarela menghibahkan tanah mereka, dan sebagian lainnya rela melepas lahan dengan harga yang sangat murah demi kelancaran pembukaan jalan tanpa adanya hambatan sosial.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.