Peraih Suara Tertinggi di Pileg 2024 Tak Lagi Jadi Wakil Ketua DPRD Tulungagung
Rendy Nicko July 08, 2026 06:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Sabar, anggota DPRD Kabupaten Tulungagung tidak lagi menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung.

Anggota Fraksi Nasdem ini menduduki jabatan ini karena mendapat suara tertinggi di partainya saat Pemilu Legislatif 2024.

Bahkan Sabar mendapat suara tertinggi dari seluruh calon legislatif yang ikut kontestasi Pemilu 2024 dengan 11.182 suara.

Pergantian mantan Kepala Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang ini diumumkan dalam rapat paripurna DPRD Tulungagung, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Tabrakan Truk dan Motor di Tugu Nanas Ngancar, Dishub Kediri Kaji Pemasangan Traffic Light

Penggantinya adalah Panhis Yody Wirawan yang saat ini menjabat Ketua DPD Parti Nasdem Tulungagung.

Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, dalam sambutannya menyebut pergantian Sabar berdasar surat dari DPP Partai Nasdem tertanggal 25 Juni 2025 dan diterima 2 Juli 2026.

“Isinya tentang pergantian wakil ketua dewan dari Partai Nasdem, sisa masa jabatan tahun 2024-2029,” ucapnya.

Setelah pengumuman pergantian ini, usulan pergantian akan diteruskan ke Gubernur Jawa Timur melalui Bupati Tulungagung, paling lambat 7 hari kerja.

Pergantian akan disahkan melalaui surat keputusan Gubernur Jawa Timur.

Sementara Panhis Yody Wirawan, mengatakan pergantian wakil ketua DPRD ini bagian dari sistem Partai Nasdem.

Pergantian Sabar disebut sebagai bagian kesepakatan mengatur jeda itu.

Kesepakatan itu dibuat antara DPP Partai Nasdem dan DPW Jawa Timur.

Lamanya 1 tahun masa jabatan ditetapkan 1,5 tahun, setelah itu diganti lagi.

Namun saat ditanya apakah dirinya nanti akan diganti, Panhis mengaku tergantung evaluasi DPP.

“Evaluasi ada di DPP, tergantung nanti hasil evaluasi diganti atau tidak,” tegasnya.

Ditanya alasan sistem pergantian ini, menurut Panhis adalah rahasia partai demi tujuan pemenangan.

Sabar belum bisa dimintai keterangan terkait pergantian ini.

Orang Baru

Nama Panhis sebenarnya sosok baru di DPD Partai Nasdem Tulungagung.

Dia bergabung dengan Nasdem TAHUN 2021 setelah kakaknya, The Hong Sem lebih dulu lolos menjadi anggota DPRD Tulungagung dari Partai Nasdem tahun 2019.

Namanya kian moncer karena dia diusung Nasdem menjadi calon Wakil Bupati Tulungagung antarwaktu di tahun 2021.

Pemilihan wakil bupati antarwaktu dilakukan buntut operasi tangkap tangan terhadap Bupati Syahri Mulyo.

Wakilnya, Maryoto Birowo naik menjadi bupati definitif, sementara jabatan wakil bupati kosong.

Sayangnya dalam pemilihan di internal DPRD Tulungagung, Panhis kalah suara dengan Gatut Sunu Wibowo.

Akhir 2024, Panhis menduduki jabatan Ketua DPD Nasdem Tulungagung, menggantikan Ahmad Djadi.

Pergantian ini mengejutkan, karena Djadi dikenal politisi senior di Tulungagung yang ikut babad alas Nasdem Tulungagung.

Baca juga: Genap 37 Tahun, GOW Kota Kediri Jadi Rumah bagi Ribuan Perempuan untuk Saling Menguatkan

Dia berhasil mendongkrak perolehan suara Nasdem dari 3 kursi menjadi 6 kursi, hingga berhak membentuk fraksi sendiri.

Pergantian ini sempat memicu kekecewaan di internal partai, karena Ahmad Djadi dan kawan-kawan tidak lagi dimasukkan dalam struktur kepengurusan partai di bawah Panhis.

“Partai Nasdem sekarang bukan tanpa mahar, tapi tambah mahal,” ucap orang lama partai Nasdem yang kecewa. 

(David Yohanes/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.