Lita Gading Semprot Raffi Ahmad usai Kesaksian Sule Viral, Singgung Oligarki dan Dinasti
Ayu Miftakhul Husna July 08, 2026 05:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Nama presenter sekaligus Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad kembali menjadi perbincangan publik, setelah sejumlah orang yang berada di lingkaran terdekatnya dipercaya mengisi beberapa posisi penting di pemerintahan maupun perusahaan milik negara.

Kondisi tersebut memicu berbagai tanggapan dari masyarakat dan ramai dibahas di media sosial.

Belakangan sosok yang sempat menjadi sorotan adalah Mufli Budi Ananda.

Asisten pribadi Raffi Ahmad itu dikabarkan ditunjuk sebagai Komisaris PT Krakatau Posco.

Penunjukan tersebut menuai pro dan kontra, dengan sebagian warganet mempertanyakan proses penempatannya.

Belum juga reda polemik tersebut, publik kembali dihebohkan dengan beredarnya potongan podcast lawas yang memperlihatkan komedian Sule mengaku pernah ditawari Raffi Ahmad untuk menjadi wakil wali kota.

Meski podcast itu telah tayang pada Agustus 2024, cuplikannya kembali viral di media sosial setelah isu orang-orang dekat Raffi menduduki sejumlah jabatan publik menjadi perhatian.

Ramainya pembahasan mengenai jabatan baru Mufli pun memicu beragam respons.

Salah satu yang ikut menyampaikan pendapatnya adalah psikolog Lita Gading melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @litagading.

Dalam unggahannya, Lita Gading mengapresiasi Sule yang dinilai telah berani menyampaikan pengalamannya kepada publik.

"Terima kasih Kang Sule sudah speak up," ujar Lita Gading mengawali unggahannya, dikutip Tribunnews, Rabu (8/7/2026).

Baca juga: Di Tengah Sorotan Isu Oligarki, Raffi Ahmad Pilih Unggah Pesan Menyentuh untuk sang Ibunda

Lita kemudian mengatakan bahwa ia berharap akan ada lebih banyak pihak yang ikut menyampaikan apa yang mereka ketahui.

"Akhirnya Kang Sule sudah speak up, yuk yang lain muncul dong."

Selanjutnya, Lita mengajak masyarakat untuk menyuarakan apa yang menurutnya merupakan fakta.

Dalam unggahan tersebut, ia juga menyampaikan kritik dengan menyebut istilah oligarki dan dinasti.

"Suarakan fakta kebenaran untuk rakyat melek dan pejabat 'karbitan' gara gara OLIGARKI dan dinasti kemaruk," pungkasnya. 

Psikolog Lita Gading Semprot Raffi Ahmad soal Mantan Asisten Jadi Komisaris, Soroti Gelar Pendidikan

Sebelumnya, Lita Gading juga mengaku kecewa dengan polemik asisten Raffi Ahmad. 

Lewat unggahan di Instagramnya, @litagading, Lita Gading bahkan menyindir para pendukung Raffi Ahmad.

"Mana nih penggemar Raffi Ahmad?" ujar Lita Gading mengawali, dikutip Tribunnews, Senin (29/6/2026). 

Selanjutnya, Lita menyampaikan pandangannya mengenai kondisi yang menurutnya terjadi dalam penempatan jabatan penting di Indonesia.

"Gimana Indonesia mau maju, kalau semua pentolan-pentolan penting di negeri ini dipegang oleh para oknum oligarki dan antek-anteknya," katanya.

Lita kemudian menyoroti latar belakang pendidikan Mufli yang menurutnya menjadi perhatian publik setelah ditunjuk sebagai komisaris.

Baca juga: Belum Reda Isu Asisten Jadi Komisaris, Podcast Lawas Raffi Ahmad Tawarkan Sule Posisi Wawalkot Viral

"Wah luar biasa bisa jadi komisaris, padahal kuliah aja enggak katanya gaes," ucapnya.

Menurut Lita, masih banyak lulusan perguruan tinggi yang justru kesulitan memperoleh pekerjaan sesuai bidangnya.

"Banyak sekali orang di luar sana S1 S2 S3 nggak ada dapet kerjaan, lah ini oligarki, langsung ditempatkan di sana," lanjutnya.

Tak hanya itu, Lita juga mempertanyakan kompetensi Mufli untuk mengemban jabatan sebagai komisaris di perusahaan tersebut.

"Lihat kompetensi dia sebagai komisaris di Krakatau itu apa, yang bener aja Raffi," katanya.

Di akhir pernyataannya, Lita menilai seseorang seharusnya ditempatkan sesuai dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki. Ia pun mengaku kecewa dengan kondisi tersebut.

"Kalau mau nempatin orang sesuai dengan kompetensinya dong, memalukan kayak nggak tahu harga diri, kecewa saya loh," tutupnya.

(Tribunnews.com/Rinanda) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.