Aksi Brutal Ayu Lestari Bakar Rumah Mertua, Uang Rp30 Juta Ikut Hangus
Noval Andriansyah July 08, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, PALI - Aksi brutal seorang wanita bernama Ayu Lestari (30) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, benar-benar bikin geleng-geleng kepala.

Baca juga: Kronologi Anak Bakar Rumah Ayah di Pati, Berawal dari Permintaan Uang

Hanya karena dipicu masalah yang masih misterius, ibu muda ini nekat membakar rumah panggung milik mertuanya sendiri hingga rata dengan tanah pada Rabu (8/7/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Tragedi kebakaran sengaja ini tidak hanya menghanguskan seluruh bangunan fisik rumah yang dihuni oleh sang mertua, Ayupan (65).

Kobaran api yang membesar dalam sekejap juga ikut melumat habis tumpukan uang tunai sebesar Rp30 juta yang disimpan di dalam kamar.

Uang puluhan juta tersebut diketahui merupakan sisa dana hasil penjualan kebun karet milik keluarga. Nahas, uang yang ditaruh oleh istri Ayupan, Elma, di bawah lipatan kasur springbed tersebut kini sudah berubah menjadi abu dan tidak bersisa selembar pun.

Pemilik rumah, Ayupan, mengaku masih syok berat dan tidak menyangka menantunya bakal sebrutal itu.

Saat aksi pembakaran berlangsung, kondisi rumah dalam keadaan kosong karena Ayupan sedang menyadap di kebun, sementara istrinya sedang mencuci pakaian di tepi sungai desa.

"Habis sudah uang hasil jual lahan ikut terbakar yang disimpan istri saya di bawah kasur kamar tidur. Tidak ada barang yang bisa diselamatkan, duit dalam kamar semua habis terbakar," ratap Ayupan dengan nada pilu saat ditemui Sripoku.com di lokasi puing kebakaran Desa Tambak, Kecamatan Penukal Utara, PALI.

Siasat Matang: Beli Bensin 5 Liter dan Bawa Parang

Aksi nekat yang dilakukan oleh Ayu Lestari diduga kuat sudah direncanakan secara matang.

Berdasarkan kesaksian dari sejumlah warga sekitar, sebelum api berkobar, Ayu terlihat mengendarai sepeda motor Honda Beat dari rumahnya di Desa Babat menuju ke Desa Tambak tempat tinggal mertuanya.

Di tengah jalan, pelaku sempat mampir ke sebuah warung kelontong untuk membeli 5 liter bensin eceran, sebungkus rokok, dan sebuah korek api gas.

Setibanya di lokasi sasaran, warga melihat Ayu turun dari motor sembari menenteng jeriken bensin dan sebilah parang panjang di tangan kirinya.

"Kami lihat ada Ayu datang ke rumah mertuanya bawa jeriken berisi minyak dan parang panjang. Tidak lama setelah dia masuk, tercium aroma bensin menyengat dan langsung muncul kepulan asap hitam disertai api dari arah jendela kamar tidur," ungkap salah seorang tetangga korban yang enggan disebutkan namanya.

Pelaku Kabur ke Rumah Kadus Usai Membakar

Melihat kobaran api mulai menjilat atap rumah, Ayu Lestari langsung bergegas kabur melarikan diri ke rumah Kepala Dusun (Kadus) setempat.

Oleh perangkat dusun, pelaku langsung diamankan ke kantor balai desa yang jaraknya tidak jauh dari TKP guna menghindari aksi main hakim sendiri dari massa yang naik pitam.

Ayupan sendiri mengaku sangat bingung mengenai motif di balik tindakan keji menantunya tersebut.

Pasalnya, Ayu Lestari yang berstatus janda sebelum dinikahi oleh anaknya yang bernama Febri, tergolong sangat jarang berkunjung atau mengobrol ke rumah tersebut.

Merespons peristiwa hukum ini, Camat Penukal Utara, Fahrudin, didampingi Kepala Desa Tambak, Baria, memastikan bahwa situasi keamanan di Desa Tambak kini sudah kembali kondusif.

Pihak pamong desa meminta keluarga besar korban untuk menahan diri dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat kepolisian.

"Kasus brutal ini sudah kami serahkan dan limpahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. Untuk pelaku sendiri saat ini sudah dijemput dan diamankan di Mapolres PALI guna pemeriksaan intensif mengenai motif pembakaran," pungkas Camat Fahrudin tegas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.