Perjuangan Melek Mata hingga Dini Hari, Suporter Swiss Teruskan Pesta Sampai Pagi
Muhammad Nursina Rasyidin July 08, 2026 07:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Perjuangan keras Swiss mengamankan tiket 8 besar Piala Dunia 2026 tak hanya dirasakan para pemain dan staf yang ada di Kanada yang menjadi venue pertandingan melawan Kolombia.

Para penggemar Swiss yang ada di dalam negeri mereka sendiri juga menjalani perjuangan tak kalah mudah.

Mereka rela bergadang untuk memberikan dukungan terbaik kepada Breel Embolo dan kolega.

Untuk diketahui, pertandingan antara Swiss melawan Kolombia berakhir pada pukul 01.00 dini hari waktu Swiss.

Namun hal tersebut tak menjadi penghalang bagi para penggemar memadati tempat nonton bareng di Nyon.

Perjuangan melawan kantuk itu terbayar manis dengan kemenangan yang diraih Timnas Swiss.

Swiss berhasil mengalahkan Kolombia yang menjadi lawan lewat adu penalti.

Mereka menang dengan skor 4-3 untuk merebut tiket ke babak perempat final.

"Swiss punya lebih banyak pengalaman di Piala Dunia sekaligus konsistensi yang ditunjukkan dalam gelaran empat tahunan," ujar Bayu Ajianto, seorang football enthusiast, dalam Podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo Karanganyar, Jawa Tengah.

Baca juga: Kegagalan Kolombia Tembus 8 Besar Piala Dunia 2026, Radamel Falcao Tembak Federasi

Penggemar ternyata tak langsung pulang ke rumah masing-masing setelah pertandingan berakhir.

Dikutip dari RFI, mereka melanjutkan acara nonton bareng itu dengan merayakan kemenangan Swiss.

Mereka berpesta dan melakukan arak-arakan di jalanan kota Nyon yang dekat dengan markas UEFA itu.

Para penggemar membanjiri jalan-jalan dengan menyuarakan berbagai ungkapan kegembiraan.

Mereka terus berpesta dan berkonvoi hingga pagi hari untuk merayakan kemenangan tersebut.

Perjuangan para pemain Swiss juga mendapatkan sambutan meriah dari para pejabat negara itu.

Presiden Swiss, Guy Parmelin, langsung mengunggah ucapan di akun X pribadinya.

"Selamat bagi seluruh tim dan staf atas keberhasilan yang sarat sejarah ini!" tulis Parmelin.

"Saya benar-benar menikmati pertandingan ini. Itu benar-benar menegangkan. Dan sekarang kami melangkah lebih dekat ke babak final."

"Saya berharap yang terbaik bagi tim untuk menjalani dua laga menuju final," paparnya.

Sambutan serupa juga diberikan Menteri Olahraga Swiss, Martin Pfiser.

Juga memanfaatkan media sosial X, Pfiser memberikan ucapan selamat kepada tim Swiss.

"Luar Biasa! Tim ini benar-benar menginspirasi seluruh negeri dan memberikan contoh yang sangat baik bagi generasi berikutnya," sambungnya.

Catatan Swiss lolos ke perempat final Piala Dunia yang dilabeli sebagai hal yang bersejarah memang tak berlebihan.

Pasalnya mereka harus menunggu sangat lama untuk bisa kembali ke kancah 8 besar kompetisi sepak bola empat tahunan ini.

Swiss sebenarnya pernah menjejak ke babak perempat final pada Piala Dunia 1954, tatkala mereka menjadi tuan rumahnya.

Mereka harus menunggu 72 tahun lamanya untuk bisa kembali tampil di babak perempat final Piala Dunia.

Meski demikian, pesta yang dijalani penggemar Swiss harus segera berhenti lantaran timnas mereka akan melanjutkan perjuangan tak lama lagi.

Tak tanggung-tanggung, Swiss akan menjajal kekuatan sang juara dunia, Argentina, pada babak perempat final.

Pertandingan antara Argentina melawan Swiss akan digelar pada Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB, di Arrowhead Stadium, Kansas City, Amerika Serikat.

(Tribunnews,com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.