Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terus memberdayakan penduduk agar tetap produktif di masa tua, salah satunya melalui program Lansia Wirausaha atau Lansia Entrepreneur.
Mendukbangga/BKKBN, Wihaji di Bekasi, Rabu, mengemukakan program Lansia Entrepreneur menjadi salah satu program pembangunan keluarga yang bertujuan meningkatkan ketahanan keluarga untuk meraih dividen demografi di tengah fenomena penduduk usia menua atau aging population.
"Sekolah lansia bagian dari cara kita untuk memberdayakan lansia supaya ada aktivitas, lebih produktif, dan tentu mengurangi kesepian. Dari masalah kesepian itulah kita buat program Sekolah Lansia dan Lansia Entrepreneur," ujar Wihaji.
Ia menjelaskan Lansia Entrepreneur merupakan bagian dari Program Lansia Berdaya (Sidaya) yang dilaksanakan melalui Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (BKL). Program ini mendorong para lansia untuk terus berkarya, mengembangkan usaha, serta meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan di usia lanjut.
"Bentuk Lansia Entrepreneur meliputi peningkatan kapasitas lansia melalui pelatihan kewirausahaan untuk mengembangkan kemampuan, minat, dan hobi, pelatihan kewirausahaan dengan melibatkan kementerian/lembaga dan mitra kerja, serta implementasi dilakukan di BKL dan Sekolah Lansia di kelompok BKL," paparnya.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa sejak tahun 2022, ditargetkan sebanyak 3.000 lansia bergabung dalam sekolah lansia, dan kini sudah melampaui target.
"Ternyata lonjakannya luar biasa, baru masuk tahun ketiga ini, kurang lebih 3.500 lansia yang sudah menjadi peserta didik, terdiri atas 22 sekolah lansia yang tersebar di seluruh kecamatan (di Kota Bekasi)," kata Tri Adhianto.
Kegiatan Kriyaan Lansia Kota Bekasi Tahun 2026 yang bertema "Lansia Berdaya, Berkarya, dan Bahagia" di GOR Bang Yan menjadi ajang unjuk karya dari seluruh sekolah lansia di Kota Bekasi, berupa pameran dan penampilan hasil kreasi yang telah dipelajari oleh para lansia selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah lansia, antara lain pembuatan minuman tradisional, batik eco green, fashion rajut, dan makanan ringan.





