TRIBUNBANTEN.COM - Menjaga pola makan menjadi salah satu langkah penting bagi penderita kolesterol tinggi.
Selain rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, pemilihan makanan sehari-hari juga berpengaruh besar dalam mengendalikan kadar kolesterol dalam darah.
Meski tubuh memproduksi kolesterol secara alami, asupan makanan yang tinggi kolesterol dan lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Baca juga: 5 Cara Mencegah Asam Urat Kambuh, Nomor 4 Masih Sering Dilakukan Banyak Orang
Jika kondisi ini dibiarkan, risiko penyakit jantung hingga stroke dapat meningkat.
Ikan dikenal sebagai sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik bagi kesehatan.
Namun, tidak semua jenis ikan aman dikonsumsi dalam jumlah berlebihan oleh penderita kolesterol tinggi.
Beberapa di antaranya memiliki kandungan kolesterol yang relatif tinggi sehingga perlu dibatasi porsinya.
Berikut empat jenis ikan yang sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi.
1. Ikan Kod
Ikan kod menjadi salah satu jenis ikan yang memiliki kandungan kolesterol cukup tinggi. Dalam satu ons ikan kod terdapat sekitar 17,3 miligram kolesterol.
Meski tetap mengandung nutrisi yang bermanfaat, konsumsi ikan kod sebaiknya tidak berlebihan, terutama bagi orang yang sedang berupaya menjaga kadar kolesterol tetap stabil.
2. Salmon
Salmon dikenal sebagai ikan yang kaya akan omega-3 dan baik untuk kesehatan jantung. Namun, di balik manfaatnya, salmon juga mengandung kolesterol dan lemak jenuh.
Dalam 100 gram salmon terdapat sekitar 63 miligram kolesterol serta 2,4 gram lemak jenuh.
Karena itu, penderita kolesterol tinggi tetap diperbolehkan mengonsumsi salmon, tetapi dalam jumlah yang wajar.
Agar lebih sehat, salmon dianjurkan dimasak dengan cara dipanggang atau direbus tanpa tambahan mentega atau bahan tinggi lemak lainnya.
Cara pengolahan yang tepat dapat membantu menjaga manfaat gizinya tanpa meningkatkan asupan lemak jenuh.
3. Lele
Lele merupakan salah satu ikan yang paling sering dikonsumsi masyarakat Indonesia.
Namun, bagi penderita kolesterol tinggi, konsumsi lele juga perlu diperhatikan.
Dalam setiap 100 gram ikan lele terdapat sekitar 66 miligram kolesterol.
Kandungan tersebut bisa bertambah jika lele diolah dengan cara digoreng menggunakan banyak minyak.
Untuk pilihan yang lebih sehat, lele sebaiknya dikukus, dipanggang, atau dimasak dengan sedikit minyak agar tidak menambah kadar lemak jenuh.
4. Sarden
Sarden termasuk ikan dengan kandungan kolesterol yang cukup tinggi. Dalam 100 gram sarden terdapat sekitar 142 miligram kolesterol, lebih tinggi dibandingkan salmon.
Meski demikian, sarden masih dapat menjadi bagian dari menu sehat apabila dikonsumsi dalam porsi yang sesuai dan diolah dengan cara yang tepat.
Mengolah sarden dengan cara dipanggang menggunakan minyak zaitun, bawang putih, dan perasan lemon dinilai lebih baik dibandingkan menggorengnya.
Perhatikan Porsi dan Cara Mengolah Ikan
Memiliki kolesterol tinggi bukan berarti harus menghindari ikan sepenuhnya. Yang terpenting adalah memperhatikan jenis ikan, porsi konsumsi, serta cara pengolahannya.
Mengurangi makanan yang digoreng, membatasi asupan lemak jenuh, dan memilih metode memasak seperti merebus, mengukus, atau memanggang dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.
Selain menerapkan pola makan sehat, penderita kolesterol tinggi juga dianjurkan rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, dan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala agar risiko penyakit kardiovaskular dapat diminimalkan.