Saat kita semua menikmati gelaran Piala Dunia, sejumlah klub tetap sibuk menjalankan urusan mereka, termasuk mencari pelatih baru. Berikut rangkuman terbaru untuk Anda.
Selain penunjukan besar di Liga Premier seperti Enzo Maresca ke Manchester City dan Oliver Glasner ke Nottingham Forest, Anda mungkin sudah mengetahui kabar Jose Mourinho yang bergabung dengan Real Madrid (kecuali jika Anda benar-benar tidak mengikuti berita) serta Ruben Amorim yang kini menangani AC Milan. Bahkan, Massimiliano Allegri juga telah resmi melatih Napoli.
Namun, berikut beberapa pergantian pelatih menarik yang mungkin luput dari perhatian Anda sejak Piala Dunia dimulai pada 11 Juni.
Langkah besar bagi Ange Postecoglou, yang menandatangani kontrak dua tahun untuk menangani Al Nassr—tugas pertamanya sejak dipecat Nottingham Forest pada Oktober lalu.
Kami tentu tidak menyangka bahwa ia akan menjadi pelatih baru Cristiano Ronaldo pada tahun 2026, namun hal ini justru semakin menarik untuk disimak.
Tunggu saja trofi yang kemungkinan besar akan diraihnya pada musim keduanya nanti.
Ini saatnya bagi Liam Rosenior untuk mencoba mengembalikan karier kepelatihannya setelah periode kurang sukses bersama Chelsea.
Kembali ke Prancis, di mana ia pernah meninggalkan kesan positif bersama Strasbourg, tampaknya merupakan langkah cerdas. Ia menandatangani kontrak dua tahun dengan Paris FC, yang finis di posisi tengah pada musim pertama mereka kembali ke kasta tertinggi setelah 46 tahun.
Tampaknya akan ada banyak tulisan baru di LinkedIn-nya seiring Rosenior bersiap menua bersama para pemain di ibu kota Prancis.
Seperti halnya Rosenior, kembali ke Prancis mungkin juga menjadi keputusan terbaik bagi Will Still.
Still pertama kali dikenal luas saat melatih Reims, ketika lini masa Twitter dipenuhi unggahan tentang klub tersebut yang harus membayar denda setiap kali ia memimpin pertandingan karena belum memiliki Lisensi Pro UEFA.
Terakhir, ia melatih Southampton selama 16 pertandingan. Pelatih berusia 33 tahun itu kini mencoba memulihkan reputasinya dengan menandatangani kontrak dua tahun bersama Auxerre.
Auxerre mengakhiri musim lalu di Ligue 1 tepat di atas zona degradasi.
Pertanyaannya, apakah Will Still masih akan dianggap sebagai manajer potensial jika pekerjaannya kali ini tidak berjalan baik?
Anda mungkin masih mengingat Alberto Aquilani—meski sebagian penggemar Liverpool mungkin lebih suka melupakannya.
Sang mantan gelandang kini meniti karier di dunia kepelatihan. Setelah beberapa tahun bekerja di akademi muda Fiorentina, ia menangani Pisa di Serie B pada musim 2023–24.
Setelah setahun tanpa klub, Aquilani kembali ke pinggir lapangan bersama Catanzaro musim panas lalu, membawa mereka hingga ke final play-off Serie B.
Meski kalah dari Monza, Aquilani kini akan naik ke Serie A setelah ditunjuk menjadi pelatih Sassuolo—salah satu dari tujuh klub yang pernah ia bela setelah meninggalkan Liverpool.
Setelah masa yang mengesankan bersama Flamengo, mantan bek Chelsea, Filipe Luis, sempat dikaitkan dengan posisi pelatih di Bayer Leverkusen awal musim panas ini, namun batal karena masalah lisensi kepelatihan.
Sebagai gantinya, Monaco menjadi klub yang memberinya kesempatan pertama di Eropa, dengan kontrak dua tahun.
Pelatih baru Monaco itu akan bertugas membawa tim melewati babak kualifikasi Liga Konferensi Eropa setelah musim lalu finis di posisi ketujuh di bawah asuhan Sebastien Pocognoli.
Destinasi baru juga menanti Gennaro Gattuso di kancah Serie A, dengan Lazio memberinya pekerjaan pertama sejak gagal membawa Italia lolos ke Piala Dunia.
Ini merupakan pekerjaan pertamanya di Serie A sejak masa singkat bersama Fiorentina pada 2021, setelah sebelumnya menangani AC Milan dan Napoli.
Ia menggantikan Maurizio Sarri, yang kini ditunjuk menjadi pelatih Atalanta.
Setelah berpisah dengan Robin van Persie, Feyenoord sempat dikabarkan ingin memulangkan Arne Slot.
Namun, mereka akhirnya menunjuk mantan asisten Slot di Liverpool, Giovanni van Bronckhorst, sebagai pelatih baru.
Ini menjadi periode keduanya menangani Feyenoord, setelah sebelumnya memimpin klub tersebut pada 2015–2019 dan mempersembahkan lima trofi.
Meskipun Martin Demichelis gagal menyelamatkan Mallorca dari degradasi di akhir musim lalu, performa tim di bawah asuhannya sebenarnya menunjukkan peningkatan.
Karena itulah, mantan bek Manchester City tersebut kini mendapatkan kesempatan melatih RB Leipzig dengan kontrak dua tahun untuk menggantikan Ole Werner.
Ignazio Abate, yang pernah menjadi bagian dari skuad tim nasional Italia di Euro 2012 dan Piala Dunia 2014, menghabiskan sebagian besar karier bermainnya bersama AC Milan.
Bek kanan itu pensiun pada 2019 dan mulai melatih Ternana lima tahun kemudian, sebelum pindah ke Juve Stabia pada 2025.
Meski klub barunya itu sempat berada di bawah pengawasan hukum karena dugaan keterlibatan mafia, Abate sukses membawa mereka ke babak play-off Serie B—dan seperti Aquilani, hal ini membawanya ke kursi pelatih Serie A, kali ini bersama Torino.
Abate pernah bermain untuk Torino pada musim 2008–09, dan kini ia akan memimpin klub tersebut dari pinggir lapangan. Sebuah perjalanan yang benar-benar berputar penuh.