- Kediaman Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah tampak dijaga anggota TNI pada Rabu (8/7/2026) malam.
Berdasarkan pantauan Tribunnews.com sekira pukul 21.13 WIB, rumah Jampidsus yang terletak di Jalan Radio I Nomor 15, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terlihat dijaga beberapa anggota TNI berseragam loreng.
Penjagaan itu dilakukan tepat di depan gerbang kediaman Febrie yang memiliki ukuran cukup tinggi.
Tampak dari kejauhan, terdapat dua anggota TNI berpakaian loreng berjaga di lokasi tersebut.
Penjagaan rumah Febrie oleh anggota TNI itu dilakukan secara bergantian. Terdapat beberapa dari mereka hanya mengenakan seragam dinas loreng dan tanpa menggunakan baret.
Sementara itu anggota TNI lainnya, nampak pula berseragam lengkap dan menenteng senjata laras panjang.
Selain itu dari sela-sela pagar, nampak pula sejumlah pria berambut cepak tengah duduk di halaman rumah Febrie yang memiliki pepohonan cukup rimbun.
Berdasarkan pengamatan, rumah Febrie itu memiliki ukuran cukup besar. Rumah tersebut didominasi dengan cat putih dan di sekelilingnya dibatasi pagar hitam berukuran tinggi.
Sedangkan tepat di depan kediaman, terdapat satu buah bangunan yang disinyalir digunakan sebagai pos pengamanan.
Di pos pengamanan itu juga terlihat beberapa petugas berpakaian loreng dan pria menggunakan kaos polo berwarna merah marun.
Area jalan di depan kediaman Febrie juga nampak dibatasi. Terpantau di area tersebut tidak diperuntukkan untuk lalu lalang masyarakat umum.
Pada jalanan tersebut pun hanya terparkir sejumlah mobil pribadi berbagai jenis.
Kendati demikian belum diketahui secara pasti alasan dibalik penjagaan kediaman Febrie itu oleh anggota TNI.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Agung ihwal penjagaan ketat rumah Febrie tersebut.
Polri Angkut Koper Berisi Uang Rp67,2 Miliar dari Kafe dan Money Changer di Cipete
Sebelumnya, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri menyita sekitar Rp67,2 miliar, uang asing, puluhan barang bukti, dan sejumlah dokumen saat menggeledah Kafe de'Clan Signature serta Koin Money Changer di kawasan Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu malam (8/7/2026).
Penggeledahan berlangsung di bawah penjagaan ketat personel Brimob Polri bersenjata lengkap.
Penggeledahan tersebut dalam rangka penyidikan kasus beberapa tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Penyidik membawa sejumlah koper berisi barang bukti serta mesin penghitung uang keluar dari lokasi menuju kendaraan operasional Polda Metro Jaya.
Dari pantauan Tribunnews.com, dua koper berukuran kecil dibawa seorang penyidik, sedangkan satu koper berukuran lebih besar diangkat dua penyidik. Seluruh barang bukti kemudian dimasukkan ke mobil elf putih milik Polda Metro Jaya.
Polri Angkut Koper Berisi Uang Rp67,2 Miliar dari Kafe dan Money Changer di Cipete
Sebelumnya, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri menyita sekitar Rp67,2 miliar, uang asing, puluhan barang bukti, dan sejumlah dokumen saat menggeledah Kafe de'Clan Signature serta Koin Money Changer di kawasan Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu malam (8/7/2026).
Penggeledahan berlangsung di bawah penjagaan ketat personel Brimob Polri bersenjata lengkap.
Penggeledahan tersebut dalam rangka penyidikan kasus beberapa tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Penyidik membawa sejumlah koper berisi barang bukti serta mesin penghitung uang keluar dari lokasi menuju kendaraan operasional Polda Metro Jaya.
Dari pantauan Tribunnews.com, dua koper berukuran kecil dibawa seorang penyidik, sedangkan satu koper berukuran lebih besar diangkat dua penyidik. Seluruh barang bukti kemudian dimasukkan ke mobil elf putih milik Polda Metro Jaya.
Program : Local Experience
Editor: Untung Sofa Maulana