TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Polisi menemukan sebuah brankas saat menggeledah kafe de'Clan Signature di Jalan Cipete Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).
Brankas itu berada di ruangan tersembunyi di lantai dua kafe tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, brankas tersebut berisi tumpukan uang dollar AS dan Singapura.
Menurut Budi, jumlah uang yang ditemukan dalam brankas itu terbilang fantastis.
"Ya, kami sampaikan tadi mungkin juga sudah ada dokumentasi tentang brankas yang ini, ya memang itu terselubung di balik satu lemari, ada suatu brankas dan ini sudah dibuka. Ternyata memang ada beberapa dokumen dan penyimpanan uang dalam jumlah yang cukup besar, fantastis, dan ini dalam mata uang Singapore Dollar dan US Dollar," kata Budi di lokasi.
Meski demikian, hingga saat ini penyidik gabungan masih melakukan penghitungan untuk memastikan jumlah uang yang ditemukan.
"Ini masih dalam proses penghitungan. Setelah proses penggeledahan dilakukan, setelah proses penghitungan uang tadi dilakukan, kami akan meng-update kepada teman-teman sekalian," ungkap Budi.
Adapun penggeledahan itu dilakukan oleh tim gabungan dari Kortas Tipidkor Polri dan Direktort Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.
Budi menjelaskan, penggeledahan ini dilakukan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero), dan PT Krakatau Steel (Persero).
"Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian Kepolisian untuk melakukan pengungkapan dan proses penyidikan," ujar Kabid Humas.
Menurut Budi, upaya penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti terkait ketiga kasus dugaan korupsi tersebut.
"Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," ungkap dia.