WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Program khitanan massal gratis yang digelar Tim Penggerak (TP) PKK DKI Jakarta bersama PAM JAYA dalam rangka HUT ke-499 DKI Jakarta berhasil menarik antusiasme tinggi masyarakat.
Jumlah pendaftar mencapai 2.445 anak, melampaui target awal sebanyak 2.000 peserta.
Program yang berlangsung pada 23 Juni hingga 8 Juli 2026 itu menjangkau seluruh wilayah DKI Jakarta, meliputi Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, hingga Kepulauan Seribu.
Baca juga: Dubes Iran Mohammad Boroujerdi Disambut Meriah saat Hadiri Perayaan HUT DKI Jakarta
Berdasarkan pelaksanaannya, peserta yang mengikuti khitanan massal tercatat sebanyak 296 anak di Jakarta Timur, 488 anak di Jakarta Barat, 577 anak di Jakarta Selatan, 399 anak di Jakarta Utara, 264 anak di Jakarta Pusat, dan 43 anak di Kepulauan Seribu.
Kegiatan yang diinisiasi melalui program tanggung jawab sosial (CSR) PAM Jaya bersama Daya Wanita PAM Jaya itu berkolaborasi dengan TP PKK DKI Jakarta serta melibatkan Komunitas Kebaya Jakarta (KKJ) sebagai upaya membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesehatan anak.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan tingginya minat masyarakat menjadi bukti bahwa program tersebut memberikan manfaat yang nyata.
"Kami bersyukur program ini mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Dengan adanya kolaborasi ini, kami berharap khitanan massal dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan manfaat kesehatan bagi anak-anak Jakarta. Ini menjadi bagian dari semangat PAM Jaya untuk terus tumbuh dan melayani bersama warga Jakarta," kata Arief.
Baca juga: Perda Larangan Ondel-ondel Ngamen Bakal Rampung Sebelum HUT DKI Jakarta ke-498
Rangkaian kegiatan ditutup di Balai Kota DKI Jakarta dan dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ketua TP PKK DKI Jakarta Hani Pramono Anung, Ketua BKOW DKI Jakarta Dewi Rano Karno, Ketua Dharma Wanita DKI Jakarta Lisniawati, serta jajaran PAM Jaya.
Pada penutupan kegiatan tersebut, TP PKK DKI Jakarta bersama PAM Jaya juga kembali menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori "Khitan dengan Metode Klem secara Seri Peserta Terbanyak" dengan jumlah peserta sebanyak 2.067 anak.
Capaian itu melampaui rekor yang sebelumnya diraih pada 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 1.293 anak.
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas penyelenggaraan program sosial yang menjangkau masyarakat luas.
Melalui momentum HUT ke-499 DKI Jakarta, PAM Jaya menyatakan akan terus menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan.