Strategi Matang Borneo FC Samarinda Tatap Musim 4 Kompetisi Dibongkar Manajer Dandri
Budi Susilo July 08, 2026 11:10 PM

 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Di tengah jeda internasional dan riuhnya demam sepak bola dunia, Borneo FC Samarinda justru tengah sibuk di "balik layar".

Manajemen Pesut Etam kini fokus memantau talenta-talenta terbaik untuk membentuk skuad tangguh yang akan berlaga di kancah Super League musim 2026/2027.

Manajer Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri Hasan, menegaskan bahwa klub tetap tenang dan sangat selektif dalam membangun kekuatan tim.

Langkah ini dilakukan di bawah arahan nakhoda baru asal Portugal, Mauro Jeronimo, demi memastikan kesiapan skuad menyambut musim yang akan bergulir pada 4 September 2026 mendatang.

Langkah Awal Menuju Musim Baru

"Persiapan tim terus berjalan. Kami sudah merilis pelatih baru, dan untuk daftar pemain, akan segera kami umumkan pada waktunya," ujar Dandri saat ditemui usai dialog bersama Dispora dan komunitas suporter Pusamania di Kantor KONI Kalimantan Timur, Selasa (7/7/2026).

Dandri memastikan bahwa skuad Pesut Etam akan mulai berkumpul dan memulai latihan perdana di Samarinda pada 20 Juli 2026.

Mengenai agenda pramusim, baik itu pemusatan latihan (Training Center) di Yogyakarta maupun rangkaian laga uji coba melawan klub Liga 1 dan Liga 2, pihaknya masih terus mematangkan rencana tersebut.

Baca juga: Demi Kualifikasi Asia Borneo FC, Lampu Stadion Palaran Bakal Dipindahkan ke Stadion Segiri

"Kami berharap teman-teman suporter bersabar. Borneo FC mungkin menjadi yang terakhir mengumumkan pemain anyar, namun kami pastikan proses ini akan menghasilkan skuad yang besar dan kompetitif," tambahnya.

Musim 2026/2027 dipastikan akan menjadi ujian berat bagi Pesut Etam. Borneo FC Samarinda harus membagi fokus dan tenaga untuk mengarungi empat ajang bergengsi sekaligus:

  • BRI Super League
  • Piala Liga (League Cup);
  • AFC Challenge League;
  • dan Asean Club Championship.

Dandri menyadari tantangan ini menuntut konsentrasi tinggi. Meski ajang internasional memberikan prestise tersendiri, fokus utama klub tetap tertuju pada kompetisi domestik.

"Ini menjadi perhatian khusus. Kami sadar tiga kompetisi lainnya adalah buah dari perjuangan musim lalu. Namun, konsentrasi utama tetap di liga karena sistem degradasi yang ketat. Jangan sampai kita cemerlang di Asia, tapi justru terpuruk di kompetisi lokal. Kita harus menjaga keseimbangan ini," tegasnya.

Pesan untuk Pusamania

Menutup pembicaraan, Dandri menitipkan pesan hangat bagi warga Kota Samarinda dan pendukung setia Pusamania.

Ia berharap dukungan penuh tetap mengalir agar target klub dari tahun ke tahun dapat tercapai.

Baca juga: Masuk Radar Borneo FC, Ini Sosok Gelandang Persija Van Basty Sousa

"Yang penting masyarakat Samarinda terus mendoakan yang terbaik. Jika hari ini ada yang harus pergi, jangan disesali," bebernya.

Tersenyumlah, karena sosok yang akan datang nanti adalah mereka yang siap berjuang.

"Demi kebanggaan kita semua," tutupnya dengan optimistis.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.