Sosok Pria Berkacamata di Kasus Kematian ASN Ruly Yunis Ternyata Tipu Banyak Orang
Rusaidah July 08, 2026 11:24 PM

 

POSBELITUNG.CO – Pria berkacamata di balik dugaan kasus pembunuhan Ruly Yunis Setiawati (50), seorang ASN Pemkab Bangkalan, Provinsi Jawa Timur perlahan terungkap.

Ruly Yunis Setiawati, Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan ditemukan tak bernyawa di dalam Toyota Innova pelat merah nomor polisi M-1090-GP miliknya.

Pria tersebut diketahui berinisial E dan kini menjadi target buruan Tim Jatanras Polda Jawa Timur.

Baca juga: Nasib Sarwendah Terkini, Petisi Boikot Tembus 95 Ribu Tanda Tangan, Didesak Cancel dari Media Sosial

Sosok pria usia 40-an tahun itu diduga kuat menjadi kunci utama misteri kematian korban yang jasadnya ditemukan dalam mobil dinas di parkiran bandara Juanda.

Dikabarkan, pria terekam jelas kamera loket parkir Terminal 1 Domestik Bandara Internasional Juanda Sidoarjo saat melarikan diri menggunakan jalur darat usai meninggalkan mobil dinas berisi mayat membusuk.

Jarak penemuan jasad yang terlampau lama dari waktu kematian dimanfaatkan pelaku untuk bergerak jauh menghindari kejaran petugas kepolisian.

Sosok Pria Masih di Pulau Jawa

Polisi meyakini sosok E kini tengah berada dalam tempat persembunyiannya yang masih di wilayah pulau Jawa.

Keyakinan itu tak lepas dari indikasi pelariannya yang menggunakan jalur darat.

ASN TEWAS DI DALAM MOBIL - (Kanan) Sosok korban, Ruly Yunis Setiawati (50) Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan. (Kiri) Mobil tempat ditemukannya jenazah korban di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo, Jatim, Rabu (24/6/2026) siang
ASN TEWAS DI DALAM MOBIL - (Kanan) Sosok korban, Ruly Yunis Setiawati (50) Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan. (Kiri) Mobil tempat ditemukannya jenazah korban di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo, Jatim, Rabu (24/6/2026) siang (Dok Istimewa/Suryaco.id)

Sosok pria yang tengah diburu polisi se Jatim itu juga dideteksi meninggalkan korban di bandara Juanda dengan fasilitas angkutan darat.  

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur menduga kuat sosok pria itu masih bersembunyi di Pulau Jawa.

"Enggak naik pesawat, dia lewat darat saat itu. Kami masih cek juga ke rumah-rumah saudaranya. Iya masih di Pulau Jawa," ujarnya saat dihubungi SURYA.CO.ID, pada Selasa (7/7/2026).

Rekam Jejak Pria Inisial E

Berdasarkan laporan yang masuk, E memiliki rekam jejak buruk.

Ia diduga sebagai pemain lama dalam kasus penipuan.

Baca juga: 3 Polisi Katingan yang Tewas saat Gerebek Bandar Sabu Diduga Disiksa Lalu Dibuang ke Sungai

Ia biasa menggunakan modus dengan berpura-pura butuh pekerjaan, memelas belas kasihan sebelum akhirnya membawa kabur barang-barang berharga korbannya.

"Memang ada beberapa orang yang datang ke kami (sebagai korban). Ada yang bilang; yo pak wong iku datang ke tempatku minta pekerjaan malah bawa lari barang. Seperti itu," ungkapnya.

Jumhur menjelaskan bahwa pascaperceraian dengan mantan istrinya yang merupakan warga Kota Malang, perangai E berubah drastis menjadi negatif dan kerap melakukan aksi penipuan.

"Setelah bercerai itu ya mulailah aneh-aneh dia itu," terangnya.

Keluarga Tahu Sosok Pria Berkacamata 

Pihak keluarga Ruly Yunis Setiawati (50) sudah mengetahui identitas pria berkacamata yang bersama Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan itu sebelum ditemukan tewas di dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada Rabu (24/6/202). 

Sosok pria berkacamata ini diduga bersama Ruly beberapa hari sebelum pejabat Pemkab Bangkalan itu tewas. 

Hal ini terlihat dari video yang beredar viral di sejumlah grup WhatsApp.

Video berdurasi 33 detik itu menyuguhkan kolase foto dan video kebersamaan Ruly bersama pria berkacamata ini. 

Selain mengenakan kaca mata minus, sosok pria dalam video itu mengenakan kaos berwarna biru dengan garis tipis mencolok berwarna merah putih yang melintang penuh pada bagian dada. 

Sosok ini sama dengan pria bermasker yang tertangkap kamera CCTV sedang masuk ke area loket parkir Bandara Juanda pada Sabtu (20/6/2026). 

Baca juga: Biodata Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT yang Larang Penunggak Pajak Isi BBM Subsidi

Dari CCTV itu terpantau mobil dinas tempat Ruly ditemukan tewas, masuk ke area bandara.  

Tampak seorang pria mengenakan masker wajah di kursi kemudi, sementara jok depan sisi kiri posisinya direbahkan.

Di situ tempat duduk jenasah Ruly dalam posisi kaki menekuk. 

Kesesuaian antara sosok di alun-alun Kota Batu dan pengemudi mobil dinas Ruly itu dibenarkan kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya. 

"Dari kaca mata pribadi, saya cocok. Ada kesesuaian pada rambut, kaca mata, lebar dahi, kaos. Paling mencolok itu pada gagang kaca mata ada tanda kuning, apalagi kaos paling cocok," ungkap Risang kepada sejumlah awak media pada Minggu (28/6/2026). 

Berawal Kenalan Online

Aparat kepolisian masih mendalami hubungan kedekatan privat antara korban dan pelaku yang diduga kuat berawal dari aplikasi pertemanan di dunia maya.

"Itu masih kita dalami sekarang kan banyak, model-model kayak gitu kenalan online. Tertarik, lalu janjian," jelasnya.

Polisi menegaskan belum ada aset pribadi milik korban yang hilang di lokasi kejadian sehingga penyelidikan mendalam terus diprioritaskan.

"Belum ada yang hilang (barang pribadi korban)," katanya.

Kendala Durasi Waktu

Pihak kepolisian juga mengedukasi publik terkait proses pengungkapan kasus pembunuhan yang sangat dipengaruhi oleh rentang waktu penemuan jenazah di lapangan.

Rekaman kamera pengawas menjadi modal utama petugas lapangan untuk terus melacak pergerakan dinamis terduga pelaku yang sudah mencuri waktu melarikan diri sejak awal.

"Iya kita dapat juga sih itu CCTV diduga pelaku yang sekarang ini karena dia sudah jauh (lokasinya) lebih dari satu hari," pungkasnya.

(Surya.co.id/Luhur Pambudi/Ahmad Faisol) (Tribunnews.com/Bangkapos.com/Posbelitung.co)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.