Ikatan Alumni Politeknik Negeri Kupang Mulai Terbentuk, Direktur Sebut Alumni Corong Kami
Oby Lewanmeru July 08, 2026 11:30 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ikatan Alumni Politeknik Negeri Kupang (IKA PNK) mulai terbentuk. IKA PNK memulai kegiatan itu dengan pertemuan alumni pada, Rabu (8/7/2026) petang di Auditorium PNK. 

Direktur Politeknik Negeri Kupang Janri Delastriani Manafe, SE., MM mengapresiasi langkah pembentukan IKA PNK. Itu sangat membantu karena pembentukan ikatan alumni selama ini belum terlaksana. 

"Ikatan alumni untuk membantu lembaga khususnya kami dapat data dan informasi perkembangan alumni," katanya. 

Janti Manafe mengatakan, data yang ada sangat berpengaruh pada proses akreditasi di kampus.

Baca juga: Sikapi Temuan di Undana, Politeknik Negeri Kupang Tekankan Transparansi dalam Seleksi Mahasiswa Baru

Selama ini ia mengaku kurang maksimal terlebih data alumni. Dengan pembentukan IKA PNK ini akan menjadi jembatan. 

"Ada banyak hal yang bisa dibagikan buat kami di lembaga maupun adik-adik mahasiswa, pengalaman alumni sangat diperlukan, berbagi," katanya. 

Dia meminta para alumni PNK agar membantu menyampaikan beragam informasi tentang kampus itu ke masyarakat, dari keunggulan dan semua yang berkaitan. Pimpinan kampus, kata dia, pun tengah berjuang untuk hal yang sama. 

Pihaknya berupaya untuk meminimalisir berbagai hal kurang baik. Untuk itu, keberadaan wadah berhimpun alumni menjadi kekuatan kampus. Dia berbangga karena banyak alumni yang telah menempuh pendidikan lanjutan dan memiliki berprestasi. 

"Ikatan alumni menjadi corong kami untuk bisa berbicara. Kami mau banyak orang tahu bahwa alumni Politeknik itu berprestasi," katanya. 

Janri Manafe berkata, kampus akan siap memberi dukungan. Ia berharap siapapun yang akan memimpin IKA PNK harus mampu merangkul satu dengan lainnya demi kepentingan almamater. 

Dia juga mengajak kolaborasi antara alumni dan dosen bahkan mahasiswa. Janti Manafe mengaku bersyukur karena para alumni sangat antusias. Ia berharap IKA PNK tidak menunjukkan semangat diawal agenda. 

"Mengurus orang banyak tidak gampang, bijak. Harus pintar mengelola. Harapan saya, berpikir bahwa organisasi IKA PNK ini bukan untuk kepentingan pribadi," ujarnya. 

Janri Manafe menyatakan kesiapan pimpinan di PNK untuk berdiskusi bersama para alumni. Ia membuka diri untuk berbagai masukkan maupun dialog bersama yang akan dilakukan. 

Wakil direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni PNK Fredrik Paulus Noach, ST., MT berharap, semangat yang ditunjukkan itu terus berlanjut. Ia menyebut, PNK berkaca dari kampus lain yang memaksimalkan peran alumni. 

"Kedepan alumni ini memang punya pengaruh sangat kuat untuk pengembangan institusi di daerah," katanya. 

Sehingga, ujar dia, lahirnya IKA PNK ini menjadi kekuatan, terutama membangun jejaring dari kampus ke masyarakat akar rumput.

 Ia memahami kehadiran alumni diawal kegiatan yang minim.

Diketahui, rencana Musyawarah Besar IKA PNK akan dilaksanakan pada 14 Juli.

Saat ini dilakukan pendataan dan penyiapan dokumen yang akan dibawa ke dalam musyawarah. Setidaknya, 

Dengan alumni yang ada maka setidaknya ketika ada program yang ada di kampus maka bisa dilanjutkan oleh alumni untuk distribusi informasi ke masyarakat.

Hadir dalam kesempatan itu, Hapsa Usman, SE., MM, Kepala Unit Pengembangan Karier, Kewirausahaan dan Alumni Politeknik Negeri Kupang serta sejumlah pimpinan Politeknik Negeri Kupang. (fan)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.