Setelah tampaknya gagal mendapatkan Yan Diomande, Liverpool kini dikabarkan mengalihkan fokus mereka kepada Bradley Barcola sebagai target utama untuk memperkuat lini serang pada bursa transfer musim panas ini.
Menurut jurnalis Fabrizio Romano, penyerang Paris Saint-Germain tersebut merupakan ‘target serius’ bagi klub asal Merseyside dan menempati posisi teratas dalam daftar keinginan mereka. Namun, untuk memboyongnya dari juara bertahan Liga Champions itu tentu bukan perkara murah.
David Ornstein dari The Athletic melaporkan bahwa tim asuhan Luis Enrique menilai pemain berusia 23 tahun itu dengan harga ‘jauh lebih tinggi’ daripada £116 juta yang dibayarkan Manchester City untuk Elliot Anderson. Hal ini menunjukkan betapa besar dana yang harus dikeluarkan Liverpool jika ingin merekrut pemain internasional Prancis tersebut.
Para pemain kasino daring rela mempertaruhkan taruhan besar demi hadiah besar – apakah Liverpool akan melakukan hal yang sama terhadap Barcola musim panas ini?
Hal pertama yang harus dilakukan The Reds adalah mendatangkan winger bintang untuk menggantikan ikon mereka, Mo Salah. Pemain asal Prancis itu memang lebih sering bermain di sisi kiri, namun ia juga mampu mengisi posisi sayap kanan yang kosong pasca kepergian Salah.
Barcola sudah memiliki pengalaman di level tertinggi bersama PSG dan tim nasional Prancis, termasuk memenangkan Liga Champions dua kali. Di usia 23 tahun, ia belum mencapai puncak kariernya, sehingga bisa menjadi investasi jangka panjang yang sudah terbukti mampu tampil di level elite.
Catatan 13 gol dalam 49 pertandingan musim lalu mungkin tidak terlalu mencolok, tetapi perlu diingat bahwa ia bukan pilihan utama di tim Enrique. Selain itu, rasio golnya pada musim 2025/26 lebih baik dibandingkan beberapa penyerang Liverpool, sebagaimana terlihat pada data statistik.
Tetapi harga itu… lihat saja harga tersebut. Lebih dari £116 juta? Benarkah?
Liverpool sudah dua kali menembus angka £100 juta pada jendela transfer musim panas lalu, masing-masing untuk Florian Wirtz dan Alexander Isak. Meski keduanya telah menunjukkan potensi luar biasa, musim debut mereka di Anfield tidak berjalan seindah harapan.
Biaya transfer sembilan digit seharusnya menjamin kontribusi yang langsung berdampak besar. Barcola adalah pemain yang sangat berbakat, tetapi belum sampai pada level teratas yang dapat membenarkan pengeluaran sebesar itu.
Jika menilik statistik performanya di Liga Champions musim lalu — yang menggambarkan kemampuannya melawan tim-tim terbaik Eropa — Barcola berada di bawah rata-rata dalam beberapa aspek, termasuk duel dan perebutan bola (menurut data Fotmob).
Setiap pemain dalam tim asuhan Andoni Iraola diharapkan untuk menekan tinggi dan bekerja keras saat tidak menguasai bola. Pertanyaannya, apakah Barcola mampu memenuhi tuntutan tersebut?
Penyerang PSG itu bisa menjadi opsi yang sangat baik untuk mengisi kebutuhan mendesak di lini depan Liverpool, meskipun The Reds harus siap membayar harga di atas pasaran.
Pada akhirnya, keputusan akan bergantung pada apakah FSG menilai pemain berusia 23 tahun itu sebagai peluang pasar yang layak, dengan mempertimbangkan potensi kontribusinya dibandingkan biaya transfer yang mungkin dikeluarkan.