Isi Brankas Tersembunyi di Jaksel: Uang Asing Jumlah Fantastis, Hasil Korupsi Picu Blackout Sumatera
jonisetiawan July 09, 2026 07:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Suasana sebuah restoran bergaya Prancis di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, mendadak berubah tegang pada Rabu (8/7/2026).

Sejumlah personel kepolisian melakukan penggeledahan secara menyeluruh hingga ke setiap sudut bangunan. Di balik aktivitas yang berlangsung selama beberapa jam itu, penyidik menemukan sebuah fakta mengejutkan: sebuah brankas yang sengaja disembunyikan di balik lemari.

Penemuan tersebut menjadi salah satu temuan penting dalam pengusutan dugaan tindak pidana korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), dan dugaan suap yang tengah ditangani Polda Metro Jaya.

Dari dalam brankas itu, polisi menemukan dokumen-dokumen penting serta tumpukan uang dalam mata uang asing yang kini masih dihitung jumlah pastinya.

Baca juga: Nanik Datangi KPK, Terkuak Dadan Hindayana Tak Gubris Kajian Tata Kelola MBG, Korupsi MBG Terbongkar

Brankas Disembunyikan di Balik Lemari Restoran

Brankas tersebut ditemukan di area tersembunyi dalam restoran saat penyidik melakukan penggeledahan di lokasi. Temuan itu langsung diamankan sebagai bagian dari barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa selain dokumen, penyidik juga menemukan uang tunai dalam jumlah yang sangat besar.

"Ternyata memang ada beberapa dokumen dan penyimpanan uang dalam jumlah yang cukup besar, fantastis, dan ini dalam mata uang dollar AS dan Singapura," ungkap Budi ditemui di lokasi, Rabu.

Hingga kini, penyidik masih melakukan proses penghitungan untuk memastikan nilai keseluruhan uang dalam mata uang dolar Amerika Serikat maupun dolar Singapura yang ditemukan di dalam brankas tersebut.

Ilustrasi garis polisi.
Ilustrasi garis polisi. Delapan lokasi digeledah polisi secara bersamaan, termasuk restoran, rumah, dan kantor di kawasan Cipete, Sudirman, dan Kuningan pada Rabu, 8 Juli 2026. Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah juga tampak dijaga aparat TNI. (OhBulan)

Dokumen Penting Ikut Diamankan

Tidak hanya fokus pada isi brankas, tim penyidik juga mengamankan berbagai dokumen dari sejumlah lokasi lain yang turut menjadi sasaran penggeledahan.

Barang bukti tersebut akan dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi, pencucian uang, maupun dugaan suap yang tengah diselidiki aparat kepolisian.

Baca juga: PLN Jawa Barat Umumkan Mati Lampu Hari Ini 9 Juli 2026: Sasar 7 Kecamatan, Garut Padam Mulai 6 Pagi

Delapan Lokasi Digeledah Secara Bersamaan

Penggeledahan yang dilakukan Polda Metro Jaya tidak hanya berlangsung di restoran yang berada di kawasan Cipete.

Penyidik juga menyasar sejumlah lokasi lain di kawasan Sudirman dan Kuningan, termasuk rumah tinggal maupun kantor yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Di tengah rangkaian penggeledahan itu, rumah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, juga tampak dijaga ketat oleh aparat TNI.

Berkaitan dengan Dugaan Korupsi, TPPU, dan Blackout Sumatera

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor Dean Mackbon, menjelaskan bahwa penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka penyidikan dua laporan polisi yang tengah berjalan.

"Penggeledahan ini dilakukan terkait penyidikan dua laporan polisi, tentang dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang serta dugaan tindak pidana suap," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor Dean Mackbon, ditemui di lokasi, Rabu.

Menurut Mackbon, dua laporan tersebut berkaitan dengan proses penanganan hukum yang menyangkut PT Asabri dan PT Asuransi Jiwasraya dalam kurun waktu 2020 hingga 2025.

Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU dalam proses penyelesaian pembayaran uang PT CBS kepada PT KNO yang diduga melibatkan penyelenggara negara pada periode yang sama.

Kasus ini juga berkaitan dengan penyelidikan dugaan korupsi yang disebut berdampak pada terjadinya pemadaman listrik (blackout) di wilayah Sumatera.

Baca juga: Daftar Area Mati Lampu 3 Jam di Palembang Sumsel Hari Ini 9 Juli 2026, Padam Mulai Pukul 09.00 WIB

Pengamanan Diperketat

Hingga proses penggeledahan berlangsung, aparat kepolisian dari satuan Brimob yang dilengkapi persenjataan lengkap masih terlihat berjaga di sekitar restoran maupun lokasi money changer yang turut menjadi perhatian penyidik.

Keberadaan petugas bersenjata dilakukan untuk mengamankan jalannya proses penyidikan sekaligus menjaga situasi tetap kondusif selama pengumpulan barang bukti berlangsung.

Sementara itu, seluruh barang bukti yang telah diamankan, termasuk dokumen dan uang dalam mata uang asing, akan menjadi bagian dari proses penyidikan lanjutan guna mengungkap dugaan tindak pidana korupsi, pencucian uang, serta dugaan suap yang kini tengah didalami Polda Metro Jaya.

Pemadaman Listrik Masih Berlanjut

Di tengah kasus korupsi batu bara hingga menyebabkan blackout di berbagai wilayah, ternyata hingga kini pemadaman listrik masih melanda berbagai daerah di Indonesia.

Hari ini misalnya, pemadaman listrik melanda Jawa Barat hingga Palembang.

Adapun daerah di Jawa Barat yang terdampak meliputi:

  • Kecamatan Bungbulang
  • Kecamatan Mekarmukti
  • Kecamatan Pakenjeng
  • Kecamatan Cikelet
  • Kecamatan Cisompet
  • Kecamatan Pameungpeuk
  • Kecamatan Cibalong

Wilayah di Palembang yang terdampak:

  • Jalan Srijaya
  • Jalan Kolonel H. Burlian Km 5,5 hingga Km 9
  • Simpang Aspol
  • Kelapa Gading
  • Simpang Talang Buruk
  • Kawasan PTPN
  • Jalan Taman Sari
  • Tirta Musi Booster Punti Kayu Km 7
  • Serta wilayah sekitarnya.

***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.