Update Meninggalnya Polisi Saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan Kalteng, Kapolres: Ada Luka Tembak
Irfani Rahman July 09, 2026 08:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, KATINGAN- Kepolisian mengungkap adanya luka tembak pada Ipda Anumerta Sumariyanto, salah satu polisi yang gugur dalam operasi penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.

Terkait jenis senjata api yang digunakan pelaku, polisi masih menunggu hasil laboratorium forensik.

Sebelumnya, operasi penggerebekan yang digelar pada Kamis (2/7) ini berujung ricuh setelah petugas mendapatkan perlawanan dari warga dan keluarga terduga pelaku.

Insiden ini mengakibatkan tiga polisi meninggal dunia. Yudhi Perdana Putra, salah satu personel ditemukan meninggal dengan luka di bagian kepala. Dua personel lainnya, Sumariyanto dan Nopandri Ramadhana, sempat hilang.

Nopandri kemudian ditemukan di DAS Katingan pada Sabtu (4/7), sementara Sumariyanto menjadi korban terakhir ditemukan di wilayah DAS yang sama pada Minggu (5/7).

Baca juga: Gugur Dalam Penggerebekan Bandar Sabu di Katingan, Kompolnas Menduga 3 Polisi Alami Penyiksaan  

Baca juga: Darurat Pemberantasan Narkoba

Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono mengungkapkan, berdasarkan temuan awal, korban diduga mengalami luka bekas tembak. “Diduga luka bekas tembak,” kata Dodik, Rabu (8/7).

Namun, saat ditanya apakah luka tersebut berasal dari tembakan senjata api rakitan yang digunakan pelaku, Dodik mengatakan penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik.

“Jenis senpi nunggu dari Labfor,” ujarnya.

Sementara itu, terkait Aiptu Anumerta Yudhi Perdana Putra dan Bripda Anumerta Nopandri Ramadhana, Dodik mengaku belum dapat memastikan apakah keduanya juga mengalami luka tembak sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Sementara tidak ada ini, kalau luka tembaknya saya belum tahu, yang jelas saya tahu Ipda Anumerta Sumariyanto,” ujarnya.

Sebelumnya, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Choirul Anam mengungkapkan, salah satu anggota Polri yang gugur mengalami luka tembak.

Selain itu, hasil autopsi juga menunjukkan adanya sejumlah luka akibat kekerasan benda tumpul. Hal ini juga masih didalami penyidik untuk memastikan penyebab kematian masing-masing korban.

Hingga kini, penyidikan kasus penyerangan terhadap personel Polres Katingan masih terus berlangsung.

Polisi juga telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Terbaru, Polres Katingan kembali menangkap dua orang terduga pelaku. “Ada dua, inisial Y dan L,” ujar Dodik.

Ia mengatakan, kedua terduga pelaku ditangkap pada Rabu (8/7) pagi, masih di wilayah Katingan.

Meski demikian, Dodik belum merinci lokasi penangkapan maupun kronologi saat kedua terduga pelaku diamankan.

Saat ditanya apakah kedua terduga pelaku memiliki hubungan dengan tiga orang yang sebelumnya telah diamankan, Dodik membenarkannya. “Ada hubungan keluarga dengan S alias A,” ungkapnya.

Dengan penangkapan ini, total telah lima terduga pelaku berhasil diringkus. Ketiga terduga pelaku yang berhasil diamankan ialah pria berinisial S, R dan N.(tribunkalteng.com/kompas.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.