Maroko vs Prancis: Ismael Saibari Absen, Mohamed Ouahbi Tegaskan Tak akan Ubah Strategi
Drajat Sugiri July 09, 2026 09:09 AM

TRIBUNNEWS.COM - Maroko dipastikan kehilangan salah satu andalannya, Ismael Saibari, saat menghadapi Prancis pada babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah sang penyerang belum pulih dari cedera hamstring, Kamis (9/7/2026).

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, yang mengonfirmasi kondisi Saibari belum memungkinkan untuk tampil pada laga krusial perebutan tiket semifinal.

Absennya Saibari menjadi kerugian tersendiri bagi Maroko mengingat penyerang PSV Eindhoven itu tampil konsisten sejak fase grup hingga babak gugur.

Meski kehilangan mesin golnya, Ouahbi memastikan Maroko tidak akan mengubah identitas permainan yang selama ini membawa mereka melangkah hingga delapan besar.

Keberhasilan Maroko melaju sejauh ini sejatinya juga mendapat sorotan dalam Podcast Super Taktik Tribunnews bertajuk: Babak Baru Piala Dunia 2026: Eropa Saling Jegal, Argentina Mulus.

Pengamat sepak bola Hamid Anwar menilai kekuatan tim-tim Afrika, termasuk Maroko, kini tidak lagi hanya mengandalkan keunggulan fisik, tetapi juga berkembang pesat dari sisi taktik permainan.

"Sekarang tim Afrika main bukan cuma pakai strength atau kekuatan, tetapi juga taktikal, contohnya Maroko," kata Anwar dalam Podcast Super Taktik Tribunnews yang direkam di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Mohamed Ouahbi Pastikan Ismael Saibari Absen

Saibari mengalami cedera hamstring pada awal pertandingan babak 16 besar saat Maroko menaklukkan Kanada untuk memastikan langkah ke perempat final.

Cedera tersebut membuat pemain berusia 25 tahun itu harus mengakhiri pertandingan lebih cepat dan langsung menjalani pemulihan bersama tim medis.

Jelang duel melawan Prancis, Ouahbi mengungkapkan kondisi Saibari memang menunjukkan perkembangan, tetapi belum cukup untuk kembali merumput.

"Dia belum siap, tetapi saya berharap ini bukan akhir turnamen baginya," ujar Ouahbi dalam konferensi pers mengutip Reuters.

Baca juga: Kabar Buruk Timnas Prancis Jelang Lawan Maroko, FIFA Tolak Banding soal Michael Olise

Harapan tersebut masih terbuka apabila Maroko berhasil menyingkirkan Prancis dan melaju ke babak semifinal.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Saibari menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di lini depan Maroko.

Ia selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan fase grup sebelum menjadi penentu kemenangan lewat eksekusi penalti saat Maroko menyingkirkan Belanda pada babak 32 besar.

Kontribusi tersebut membuat absennya Saibari menjadi kehilangan besar bagi Atlas Lions dalam menghadapi salah satu kandidat juara dunia.

Maroko Tak Akan Ubah Gaya Bermain

Meski kehilangan salah satu penyerang terbaiknya, Ouahbi memastikan Maroko tidak akan menyiapkan strategi yang bersifat mengejutkan.

Ia menegaskan timnya tetap akan memainkan gaya yang sama karena para pemain sudah memahami identitas permainan yang dibangun sejak awal turnamen.

"Tidak akan ada kejutan karena kami memiliki gambaran yang jelas mengenai cara bermain yang kami inginkan," kata Ouahbi.

lihat foto
JERSEY TIMNAS PRANCIS - Foto jersey Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 yang dipajang di Solo Soccer, Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Minggu, 31 Mei 2026. Kylian Mbappe tak pikirkan persaingan top skor Piala Dunia 2026 dengan Lionel Messi. TribunVideo/Akmal Khoirul Habib

Menurutnya, kunci menghadapi Prancis adalah mampu menyakiti lawan setiap kali menguasai bola, baik melalui serangan dari sisi sayap maupun lewat jalur tengah.

"Kami harus sabar saat menguasai bola dan mencari celah, baik dari sisi lapangan maupun melalui tengah, karena kami sudah membuktikan bisa menyulitkan tim mana pun," lanjutnya.

Ouahbi juga menolak anggapan bahwa keberhasilan Maroko mencapai perempat final sudah merupakan pencapaian yang patut dirayakan.

Pelatih berusia 49 tahun itu menegaskan target Maroko bukan sekadar menjadi salah satu dari delapan tim terbaik dunia.

"Berada di tahap ini bukan bonus, bonus yang sesungguhnya adalah menjuarai Piala Dunia," tegas Ouahbi.

Pernyataan tersebut menjadi bukti bahwa Maroko tetap datang dengan ambisi besar meski harus menghadapi Prancis tanpa Ismael Saibari, sosok yang selama ini menjadi salah satu motor serangan mereka sepanjang Piala Dunia 2026.

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.