TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara melaporkan terjadinya gempa bumi di wilayah Kotamobagu pada Kamis pagi, 9 Juli 2026.
Berdasarkan data resmi yang dirilis melalui akun Facebook BMKG Sulawesi Utara, gempa terjadi pada pukul 06:22:33 WIB (atau 07:22:33 WITA).
Gempa tersebut memiliki kekuatan getaran Magnitudo 2,7.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa titik gempa bumi terletak pada koordinat 0.95 Lintang Utara (LU) dan 124.44 Bujur Timur (BT).
Pusat gempa tersebut berjarak sekitar 28 kilometer Timur dari Kotamobagu, Sulawesi Utara
Sementara kedalaman gempa berada di 27 kilometer di bawah permukaan laut.
BMKG memberikan catatan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
Catatan:
Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah.
Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.
Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.
Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.
Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.
BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.
Tanah lunak dapat memperkuat guncangan, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini