Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Persiapan penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Juli hingga September 2026 mulai dilakukan di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.
Perum Bulog Cabang Biak bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor, Badan Pangan Nasional (Bapanas) serta instansi terkait lainnya memastikan kesiapan stok, kualitas, serta mekanisme distribusi agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat penerima.
Kepala Perum Bulog Cabang Biak, Armin Bandjar, mengatakan pihaknya telah menerima instruksi untuk mempersiapkan penyaluran bantuan pangan sehingga berbagai tahapan teknis mulai dilaksanakan sejak awal.
Persiapan tersebut meliputi ketersediaan barang, koordinasi dengan pemerintah daerah, hingga penyesuaian teknis bersama Bapanas dan instansi terkait lainnya.
Baca juga: Pasca Festival Biak, Destinasi Sejarah Perang Pasifik Jadi Fokus Evaluasi
"Hari ini kami melaksanakan persiapan penyaluran bantuan pangan alokasi Juli sampai September. Sudah ada perintah untuk persiapan penyaluran, sehingga kami melakukan persiapan barang, koordinasi rencana penyaluran, sekaligus membahas hal-hal teknis lainnya terkait penyesuaian dari pemerintah daerah dan Bapanas," ujar Kepala Bulog Biak, Armin saat ditemui di Kantor Perum Bulog Biak, Rabu (8/7/2026)
Selain memastikan kesiapan distribusi, kata Armin, pihaknya bersama instansi terkait juga melakukan pemeriksaan kualitas dan kuantitas beras yang akan disalurkan kepada masyarakat.
Langkah tersebut, kata dia, dilakukan agar bantuan yang diterima memiliki mutu yang baik dan sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan.
Armin juga menjelaskan, untuk satu kali alokasi penyaluran disiapkan sebanyak sekitar 217 ton beras.
Sementara total stok yang tersedia di Kantor Cabang Bulog Biak mencapai sekitar 225 ton untuk kebutuhan Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori pada tahap awal penyaluran.
"Untuk tiga alokasi Juli sampai September, kami menyiapkan sekitar 750 sampai 760 ton beras. Sementara stok beras yang ada di gudang saat ini mencapai sekitar 2.100 ton, sehingga total penyaluran hingga akhir tahun masih dalam kondisi aman," jelas Armin.
Baca juga: Digelar Sepekan, Festival Biak Raup Perputaran Rp3,6 Miliar
Ia menambahkan, kecukupan stok tersebut menjadi jaminan bahwa kebutuhan bantuan pangan pemerintah di wilayah kerja Bulog Biak dapat dipenuhi tanpa mengganggu ketersediaan beras bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketersediaan Pangan dan Distribusi Badan Pangan Nasional, Suparini, mengatakan pihaknya turut melakukan uji kualitas terhadap beras yang akan disalurkan.
Suparini menjelaskan, proses distribusi nantinya dilaksanakan oleh pihak ketiga, sedangkan Bapanas berperan melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
"Kami melakukan uji kualitas, sedangkan untuk teknis penyaluran dilaksanakan oleh pihak ketiga dan kami hanya ikut melakukan monitoring. Kami berharap penyaluran bantuan pangan kali ini benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima," jelasnya.
Melalui persiapan yang dilakukan sejak awal diharapkan proses penyaluran bantuan pangan alokasi Juli hingga September dapat berjalan lancar, tepat waktu, serta mampu membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori. (*)