UIN Ar-Raniry Buka Kelas Bahasa Turki, Siapkan Mahasiswa Raih Peluang Studi dan Karier Internasional
Muliadi Gani July 09, 2026 10:54 AM

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh terus memperkuat langkah internasionalisasi kampus dengan membuka kelas Bahasa Turki khusus bagi mahasiswa.

Program yang digagas melalui UPT Pusat Pengembangan Bahasa tersebut menjadi bagian dari strategi kampus dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi peluang studi lanjut, pertukaran akademik, riset kolaboratif, hingga karier internasional, khususnya di Turki.

Program pelatihan Bahasa Turki ini diikuti oleh 14 mahasiswa dari jenjang sarjana (S1) dan magister (S2).

Kegiatan berlangsung selama 20 kali pertemuan yang dijadwalkan setiap Senin dan Selasa, mulai 6 Juli hingga 15 September 2026.

Pelatihan diasuh oleh Rahmat Ashari, alumnus Istanbul 29 Mayıs University yang memiliki pengalaman akademik selama 12 tahun di Turki.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada peserta, tidak hanya terkait kemampuan berbahasa, tetapi juga budaya dan kehidupan akademik di negara tersebut.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, mengatakan pembukaan kelas Bahasa Turki merupakan tindak lanjut dari upaya perluasan kerja sama internasional yang selama ini dibangun kampus dengan sejumlah perguruan tinggi di Turki.

Baca juga: Najwa Azzahra Harumkan Nama UIN Ar-Raniry, Juara 1 Lomba Orasi IMPI Sumatera

Menurutnya, internasionalisasi perguruan tinggi tidak cukup hanya diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), tetapi harus diikuti dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama mahasiswa.

"Internasionalisasi tidak cukup diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman.

Mahasiswa juga harus disiapkan agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk mengikuti pertukaran pelajar, studi lanjut, riset, maupun membangun jejaring akademik di tingkat global.

Penguasaan bahasa menjadi salah satu kunci utama," kata Mujiburrahman, Rabu (8/7/2026).

Ia menegaskan, UIN Ar-Raniry akan terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa.

Program tersebut meliputi pelatihan bahasa asing, mobilitas akademik, penelitian kolaboratif, program summer school, hingga pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.

"Kami ingin mahasiswa UIN Ar-Raniry memiliki daya saing global tanpa meninggalkan identitas keislaman dan keindonesiaannya.

Turki menjadi salah satu mitra strategis yang memiliki kedekatan sejarah, budaya, dan tradisi keilmuan dengan dunia Islam," ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN Ar-Raniry, T. Murdani, mengatakan pelatihan Bahasa Turki merupakan salah satu bentuk persiapan bagi mahasiswa dan calon alumni yang memiliki minat melanjutkan pendidikan maupun membangun karier di Turki.

Menurutnya, penguasaan bahasa menjadi modal penting agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik, sosial, maupun profesional ketika berada di luar negeri.

Baca juga: Alumni MUDI Samalanga, Tgk Azmi Yudha Zulfikar Raih Gelar Doktor di UIN Ar-Raniry

"Penguasaan bahasa menjadi bekal penting bagi alumni nantinya agar memiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungan akademik, sosial, dan profesional di negara tersebut," katanya.

Murdani menjelaskan, pembukaan kelas Bahasa Turki juga merupakan bagian dari tindak lanjut penguatan jejaring internasional UIN Ar-Raniry dengan berbagai institusi pendidikan di Turki.

Melalui program ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan untuk memanfaatkan berbagai peluang internasional yang tersedia.

Ia berharap kelas tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk memperoleh akses terhadap beasiswa, program pertukaran mahasiswa, studi lanjut, maupun peluang bekerja di Turki.

"Melalui kelas ini, kami ingin mahasiswa memiliki kesiapan sejak dini untuk bersaing di tingkat global.

Bahasa merupakan salah satu modal utama untuk mengakses berbagai peluang internasional," ujarnya.

Komitmen UIN Ar-Raniry dalam memperluas jejaring internasional terus diperkuat dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak 2025, kampus ini telah menjalin kerja sama dengan Istanbul University dan Istanbul Ticaret University.

Kemitraan tersebut mencakup berbagai program, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, summer school, hingga program pascadoktoral.

Nota kesepahaman dengan kedua perguruan tinggi tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, bersama pimpinan masing-masing universitas di Istanbul pada 14 dan 16 Oktober 2025.

Selain itu, kunjungan akademik Rektor UIN Ar-Raniry ke Turki juga menghasilkan penjajakan kerja sama dengan Marmara University.

Pertemuan yang difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Istanbul tersebut membahas peluang kolaborasi dalam bidang mobilitas akademik, penelitian bersama, serta pengembangan sumber daya manusia.

Dalam waktu dekat, UIN Ar-Raniry juga dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman dengan Somuncu Baba Education, Culture and Social Aid Organization.

Kerja sama tersebut akan difokuskan pada pengembangan pendidikan, kebudayaan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sekaligus memperluas peluang kolaborasi internasional bagi sivitas akademika UIN Ar-Raniry.

(Serambinews.com/Rianza Alfandi)

Baca juga: UIN Ar-Raniry Tetapkan Empat Bakal Calon Rektor Periode 2026–2030, Inilah Daftar Kandidatnya

Baca juga: Hasil Riset Mahasiswi Cantik UIN Ar-Raniry, Aceh Itu Toleransi Bukan Sebaliknya

Sumber: SerambiNews.com

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.