TRIBUNPALU.COM, PALU – Kapolsek Tojo, Iptu I Gusti Lanang Mardika memberikan materi tentang bahaya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) dan perilaku remaja kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Tojo, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dihadiri Kapolsek Tojo bersama Bhabinkamtibmas Desa Banano dan Desa Betaua Bripka Jabbar Abu, dewan guru, panitia MPLS, serta siswa baru SMAN 1 Tojo.
Dalam penyampaiannya, Iptu I Gusti Lanang Mardika memperkenalkan diri kepada para peserta MPLS sekaligus memberikan edukasi mengenai dampak negatif penyalahgunaan Napza dan berbagai fenomena sosial yang kerap terjadi di kalangan remaja.
Kapolsek menjelaskan, sebanyak 129 siswa mengikuti kegiatan MPLS tahun ajaran 2026/2027.
Para peserta berasal dari berbagai Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Tojo dan Tojo Barat, termasuk dari Madrasah Tsanawiyah.
Baca juga: BREAKING NEWS: Veronica Tan Kunjungan Kerja ke Sulawesi Tengah, Ini Agenda Penting Wamen PPPA RI
Menurutnya, pemberian materi tersebut bertujuan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan sejak dini mengenai bahaya Napza dan dampak negatif perilaku menyimpang di kalangan remaja.
“Dengan pemahaman ini, kami berharap para siswa dapat lebih fokus belajar, memiliki pribadi dan jati diri yang baik, serta mampu menghindari berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan,” ujar Iptu I Gusti.
Ia menambahkan, edukasi tersebut juga menjadi upaya pencegahan agar para pelajar tidak terjerumus pada perilaku menyimpang, baik di lingkungan sekolah maupun di dalam keluarga.
"Kami berharap para siswa baru SMAN 1 Tojo dapat memanfaatkan masa sekolah untuk mengembangkan potensi diri, menjauhi narkoba, serta menjadi generasi muda yang disiplin," pungkas Iptu I Gusti.(*)