Manchester United sebelumnya diperkirakan akan merampungkan transfer gelandang asal Brasil, Ederson, pada pekan ini setelah mencapai kesepakatan dengan Atalanta bulan lalu. Namun, laporan terbaru mengungkapkan bahwa proses kepindahan tersebut kini berada dalam situasi tidak pasti.
Ederson, 27 tahun, telah lama menjadi target utama Setan Merah, dengan beberapa pendekatan dilakukan terhadap pemain kelahiran São Paulo itu dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, harga yang sangat tinggi yang diminta Atalanta — diyakini mencapai £70 juta pada musim panas lalu — membuat negosiasi terhenti, meskipun sang gelandang memiliki banyak penggemar di Old Trafford.
Namun, dengan kontrak Ederson yang akan berakhir tahun depan, klub berjuluk La Dea itu telah melunak dan menurunkan nilai jualnya agar tetap mendapatkan keuntungan finansial, daripada kehilangan pemain tersebut secara gratis dalam dua belas bulan ke depan.
Pada awalnya, Atletico Madrid disebut sebagai kandidat terdepan untuk merekrut Ederson. Pelatih Diego Simeone menilai gaya bermain pemain tim nasional Brasil yang dikenal pekerja keras dan unggul dalam duel fisik itu sangat cocok dengan sistem permainan Los Colchoneros.
Melihat peluang untuk mendapatkan gelandang serbabisa dengan harga yang lebih terjangkau, Manchester United segera bergerak cepat dan berhasil meyakinkan Ederson. Sang pemain pun menyampaikan keinginannya untuk pindah ke M16.
Setelah beberapa putaran negosiasi antara pihak INEOS dan manajemen Atalanta di Bergamo, kedua belah pihak akhirnya menyepakati nilai transfer sebesar £35 juta dengan tambahan bonus £3,8 juta pada awal Juni. Ederson kemudian dijadwalkan terbang ke Manchester untuk menjalani tes medis sebelum menyelesaikan kepindahannya.
Namun, cedera yang dialami bek kanan Brasil, Wesley, membuat Carlo Ancelotti memanggil Ederson secara mendadak ke skuad Piala Dunia, sehingga proses transfer tertunda. Setelah perjalanan Brasil di turnamen yang digelar di Amerika Utara berakhir pada Minggu malam melawan Norwegia, ekspektasinya adalah kesepakatan akan segera diselesaikan, menunggu hasil tes medis terbaru.
Akan tetapi, dalam perkembangan mengejutkan, Manchester United dikabarkan ingin melakukan pemeriksaan medis yang lebih mendalam terhadap Ederson sebelum memutuskan untuk melanjutkan proses transfer. Di saat sebelumnya kepindahan Ederson tampak hampir pasti, kini muncul keraguan baru.
Situasi ini semakin memanas setelah jurnalis ESPN Brasil, Felipe Silva, melaporkan bahwa kesepakatan tersebut saat ini “tertunda”, hanya beberapa jam setelah Manchester United mengajukan tawaran sebesar £50 juta untuk rekan senegaranya, Andrey Santos.
Chelsea telah menerima tawaran tersebut, dan gelandang berusia 22 tahun itu — yang memiliki karakteristik permainan mirip Ederson — dijadwalkan menjalani tes medis di Old Trafford besok. Sumber internal klub menyebutkan bahwa manajemen United menganggap transfer ini sebagai langkah brilian, mengingat potensi besar Santos yang di Brasil banyak disebut sebagai penerus Casemiro.
Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan apakah klub masih akan melanjutkan kesepakatan dengan Ederson, setelah jurnalis Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa United menginginkan beberapa “jaminan sebelum menandatangani kesepakatan dengan Atalanta.”
Tweet: “Bagian kedua dari tes medis Éderson akan berlangsung minggu ini di Inggris: Man United ingin mendapatkan jaminan sebelum menandatangani kesepakatan dengan Atalanta. Semua sudah disetujui untuk €45 juta sejak sebulan lalu, tetapi menunggu pemeriksaan medis tambahan berikutnya.”
Jika United memutuskan untuk beralih dari Ederson ke Santos di menit-menit terakhir, hal itu akan menjadi keputusan yang keras namun mungkin bijak, meskipun beberapa pihak menyarankan untuk menunggu konfirmasi yang lebih dapat dipercaya mengenai status ‘tertunda’ dari kesepakatan ini. Namun, fakta bahwa Romano menyebut INEOS masih menuntut adanya “jaminan” sebelum meresmikan transfer yang sebelumnya dianggap hampir pasti, menunjukkan bahwa kisah ini masih belum berakhir.