Zlatan Ibrahimovic beri peringatan bahwa Lionel Messi 'butuh bantuan' kepada Argentina sambil memuji megabintang Inter Miami sebagai 'hewan buas'
Rina Kusumawati July 09, 2026 10:23 AM

Zlatan Ibrahimovic menyampaikan pesan tegas kepada skuad Argentina, menegaskan bahwa Lionel Messi tidak bisa terus memikul beban tim nasional seorang diri meskipun tampil luar biasa di Piala Dunia. Megabintang Inter Miami itu kembali menunjukkan perannya sebagai jimat keberuntungan ketika membawa Argentina memenangkan laga dramatis 3-2 atas Mesir, namun Ibrahimovic menilai rekan-rekan setim Messi harus berbuat lebih banyak untuk meringankan tanggung jawab sang kapten.

Ibrahimovic memuji Messi sebagai 'hewan buas'

Messi sekali lagi membuktikan mengapa ia dianggap sebagai pemain terbaik sepanjang masa, menginspirasi Argentina meraih kemenangan luar biasa atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia. Setelah tertinggal 0-2 di Atlanta, Messi memicu kebangkitan dengan memberikan assist untuk Cristian Romero sebelum mencetak gol penyama kedudukan, dan kemudian membantu terciptanya gol kemenangan Enzo Fernandez di masa tambahan waktu. Penampilan ini membuat Ibrahimovic terpukau oleh tekad tak kenal lelah mantan rekan setimnya di Barcelona tersebut.

Berbicara di Fox Sports, Ibrahimovic menyoroti perubahan mencolok dalam sikap Messi ketika ancaman tersingkir mulai membayangi. "Kamu bisa lihat ada sesuatu yang berubah. Setelah skor 0-2, ia menyalakan saklar dalam dirinya. Ia menjadi seperti hewan buas dan tidak ada yang bisa menghentikannya," kata Ibrahimovic. "Kamu bisa lihat betapa besar arti hal ini baginya. Ia mungkin sudah memenangkan segalanya, berapa pun jumlah Ballon d'Or yang ia punya, tapi ia masih ingin lebih."

Peringatan bagi rekan setim

Meskipun suasana penuh kegembiraan setelah peluit akhir—ketika Messi yang meneteskan air mata dipeluk oleh rekan-rekannya—Ibrahimovic tetap memberikan kritik tajam terhadap sisa skuad Argentina. Legenda asal Swedia itu menilai juara bertahan terlalu bergantung pada pemain berusia 39 tahun yang saat ini tampil lebih baik dibanding siapa pun di turnamen tersebut. Messi saat ini memimpin perburuan Sepatu Emas dengan delapan gol, unggul atas Kylian Mbappe dan Erling Haaland yang masing-masing mencetak tujuh gol.

Ibrahimovic menegaskan bahwa Albiceleste tidak bisa terus berharap Messi menyelamatkan mereka di setiap laga sistem gugur. Ia menambahkan: “Sedikit kritis saja, rekan-rekan setimnya perlu tampil lebih baik dan membantu. Ia berada di level yang berbeda. Jika Messi terus seperti ini sampai akhir, tidak ada yang akan terkejut. Tapi ia butuh bantuan.”

Henry ikut memuji sang penyihir lapangan

Thierry Henry, yang turut hadir bersama Ibrahimovic dalam siaran tersebut, juga terpesona oleh kemampuan Messi untuk menentang usia dan ekspektasi di panggung dunia. Penyerang Inter Miami itu kini telah mencetak 21 gol di Piala Dunia sepanjang kariernya, melampaui legenda seperti Miroslav Klose dan mempertahankan keunggulannya atas bintang Prancis, Mbappe, yang memiliki 19 gol di turnamen tersebut. Henry membandingkan perjalanan karier Messi dengan film Hollywood yang terasa hampir terlalu sempurna untuk menjadi kenyataan.

"Jika kamu menulis naskahnya, itu seperti film yang kamu pikir tidak mungkin nyata. Seolah sutradaranya terlalu berlebihan," ujar Henry dalam analisisnya. "Namun Messi menulis kisah seperti itu—dia menulis sejarah dengan kakinya."

Setelah kemenangan dramatis atas Mesir, jumlah gol internasional Messi kini mencapai 125 dari 204 penampilan bersama tim nasionalnya.

Perjalanan menuju perempat final

Argentina kini mengalihkan fokus ke laga perempat final melawan Swiss di Kansas City pada Sabtu mendatang. Swiss memastikan tempat mereka setelah menang lewat adu penalti menegangkan atas Kolombia, dan akan menjadi rintangan berikutnya bagi tim asuhan Lionel Scaloni dalam upaya mempertahankan gelar mereka. Messi sendiri mengakui betapa sulitnya perjalanan sejauh ini, sambil memuji ketangguhan tim meski sempat menghadapi situasi sulit di Georgia.

"Situasi menjadi berat saat tertinggal 0-2 dan sangat luar biasa bisa membalikkan keadaan," kata Messi setelah pertandingan. "Tidak mudah bangkit dari ketertinggalan 0-2, tapi tim ini tidak pernah menyerah dan terus berjuang sampai akhir. Apa yang dilakukan tim hari ini di babak ini sungguh gila."

Jika berhasil melewati Swiss, Argentina berpeluang menghadapi pemenang antara Inggris dan Norwegia di babak semifinal.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.