SURYA.CO.ID, SURABAYA - Aksi percobaan pembobolan terjadi di sebuah warung olahan mi goreng di Jalan Pakis Tirtosari III, Pakis, Sawahan, Surabaya, Jawa Timur (Jatim) pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 04.01 WIB.
Dua orang pria misterius yang mengendarai becak motor (bentor) tertangkap kamera CCTV saat mencoba menyatroni lokasi tersebut.
Anak pemilik warung, Inez Ramadhina (23), menjelaskan bahwa ia mendapatkan informasi mengenai upaya pembobolan tersebut dari seorang satpam dealer motor yang berada di seberang warungnya pada pukul 06.00 WIB.
Berdasarkan rekaman CCTV, kedua pelaku sempat memantau situasi dengan mengintip melalui celah ventilasi pintu sebelum mencoba membuka gembok. Namun, rencana mereka berantakan karena:
"Dia ngecek dari sela-sela jendela ngintip gitu. Terus setelah ngintip itu dia naik ke atas lihat-lihat warung lain yang bisa dibobol," ujar Inez saat ditemui SURYA.co.id di lokasi pada Rabu (8/7/2026).
Inez mengaku merasa was-was, karena aksi kriminalitas sering terjadi di deretan warung miliknya.
Beberapa barang seperti tabung gas elpiji, rokok, hingga perabotan di warung sekitar kerap menjadi sasaran maling.
Khusus di warung miliknya, kejadian ini bukan kali pertama. Pada tahun 2025, lima tabung elpiji 3 kg pernah hilang dicuri.
Selain itu, pada Mei 2026, sebuah motor Honda Beat milik adiknya juga raib saat diparkir di depan warung.
Meski aksi terbaru ini gagal, Inez memutuskan untuk belum melapor secara resmi ke pihak kepolisian.
Namun, ia telah berkoordinasi dengan sesama pemilik warung agar tetap waspada.
Inez berharap pihak kepolisian setempat dapat meningkatkan intensitas patroli di kawasan tersebut, terutama pada jam-jam rawan.
Ia juga mengimbau adanya perbaikan sistem penerangan di jalan raya sekitar untuk meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan.
Kesimpulan: Upaya pembobolan warung di Sawahan, Surabaya, berhasil digagalkan berkat sistem keamanan CCTV dan kewaspadaan warga, mendorong perlunya peningkatan patroli kepolisian di kawasan tersebut.