TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan karateka asal Kota Bandung. Dua atlet binaan KKI Dojo Rajawali Ujungberung, Mirza Sukma dan Emeral Arumy, dipercaya memperkuat PB FORKI untuk mewakili Indonesia pada ajang kejuaraan karate internasional yang digelar di Vietnam.
Kepercayaan tersebut menjadi bukti kualitas dan konsistensi pembinaan atlet yang dilakukan KKI Dojo Rajawali selama bertahun-tahun. Mirza Sukma dan Emeral Arumy merupakan dua karateka muda berbakat yang telah mengukir berbagai prestasi di tingkat lokal, regional hingga nasional.
Berbagai penghargaan yang diraih keduanya menjadi modal berharga untuk membawa nama Indonesia bersaing di kancah internasional. Penampilan mereka di berbagai kejuaraan sebelumnya juga menunjukkan kemampuan teknik, mental bertanding, serta disiplin yang terus berkembang.
Sejak bergabung dan berlatih di Dojo Rajawali Kota Bandung, Mirza dan Emeral mendapatkan pembinaan langsung dari Senpai Tyo bersama Bang Yos selaku pendiri dojo. Keduanya dikenal menerapkan latihan yang disiplin dengan menitikberatkan pada pembentukan karakter, fisik, serta kemampuan teknik para atlet.
Tak hanya Mirza dan Emeral, sejumlah atlet lain binaan Dojo Rajawali juga telah membuktikan kualitasnya dengan meraih berbagai prestasi di sejumlah kejuaraan karate. Hal itu menjadikan dojo tersebut sebagai salah satu pusat pembinaan karate yang diperhitungkan di Jawa Barat.
Dojo Rajawali sendiri berdiri pada 2008 dan berada di bawah naungan Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Jawa Barat. Berpusat di Jalan Nagrog, Ciwaru, Ujungberung, Kabupaten Bandung, dojo ini dikenal sebagai salah satu dojo berprestasi yang konsisten melahirkan atlet-atlet potensial.
Didirikan oleh Bang Yos, Dojo Rajawali memiliki metode pembinaan yang berbeda dibandingkan dojo pada umumnya. Selain mengasah kemampuan teknik melalui latihan Kata dan Kumite, para atlet juga rutin menjalani latihan fisik di alam terbuka, salah satunya dengan mendaki gunung.
Program tersebut menjadi bagian dari pembentukan mental juang, daya tahan fisik, serta semangat pantang menyerah yang menjadi ciri khas para karateka binaan Dojo Rajawali.
Berkat pola pembinaan yang berkelanjutan, Dojo Rajawali tumbuh menjadi salah satu pusat pembinaan karate usia dini yang kuat di wilayah Bandung. Atlet-atletnya secara rutin dipercaya mewakili KKI Jawa Barat dalam berbagai kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.
Deretan prestasi yang berhasil diraih Dojo Rajawali di antaranya menjadi Juara Umum II pada Reiyujin Karate Open Championship, Juara Umum Kushin Ryu Cup, hingga meraih berbagai medali pada ajang bergengsi seperti Piala Kemenpora dan Kejuaraan Nasional PB FORKI.
Keberangkatan Mirza Sukma dan Emeral Arumy ke Vietnam pun menjadi kelanjutan dari tradisi prestasi Dojo Rajawali sekaligus menjadi kebanggaan bagi dunia olahraga karate di Kota Bandung dan Jawa Barat. Seluruh keluarga besar dojo berharap keduanya mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.(*)