Cegah Abrasi Pantai, DLHK Tanam Pohon Cemara di Pantai Krueng Juli Timu
Nur Nihayati July 09, 2026 11:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Mencegah abrasi pantai, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK).Bireuen bersama unsur lainnya, Rabu (8/7/2026) gelar bakti sosial menanam pohon cemara di pantai wisata Desa Krueng Juli Timu, Kuala.Bireuen dan juga gotong royong bersama membersihkan sampah di pantai tersebut. 

Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur dan SKPK jajaran Pemkab Bireuen upaya mencegah abrasi pantai juga dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun ini merupakan kolaborasi Indonesia ASRI (Aman, sehat, resik dan indah). 

Amatan Serambinews.com, kegiatan diawali pertemuan yang dibuka.Bupati Bireuen diwakili Asisten II Setdakab Bireuen, Mawardi SSTP MSi.

Baca juga: Peduli Lingkungan, Koramil Tapaktuan Tanam Pohon di SMA Negeri Unggul Tapaktuan

Pertemuan dihadiri Kepala Bappeda Bireuen, para asisten sejumlah kepala SKPK, Camat Kuala dan unsur Forkompimcam Kuala, tokoh.masyarakat dan juga sejumlah LSM. 

Usai pertemuan dilanjutkan menanam pohon cemara di pesisir pantai tersebut dan dilanjutkan gotong royong bersama membersihkan pantai yang ramai dikunjungi warga. 

Kepala DLHK Bireuen, Zaldi AP SSos dalam sambutannya antara lain mengatakan, kegiatan yang melibatkan berbagai pihak rangkaian peringatan hari.peduli sampah nasional tingkat Kabupaten Bireuen.  

Baca juga: Kadisdik Aceh Instruksikan Sekolah Gelar Upacara Hardiknas 2 Mei, Lanjut Gotong Royong & Tanam Pohon

Kegiatan utamanya penanaman pohon cemara laut di pesisir kawasan tersebut bersama masyarakat, dan aksi  bersama membersihkan area pantai. 

Ditambahkan, ada 100 bibit cemara laut diberikan kepada masyarakat dan bersih pantai bersama masyarakat, kemudian sosialisasi penyuluhan mengenai pengelolaan sampah organik dan non organik.

Tujuannya mencegah abrasi air laut dan menahan tiupan angin kencang wilayah pesisir dan menciptakan kawasan hijau mendukung ekosistem alam dan pariwisata dan meningkatkan kesadaran warga pesisir peduli terhadap kebersihan lingkungan pelestarian alam. 

Bupati Bireuen dalam sambutan yang disampaikan Asisten II Setdakab Bireuen, Mawardi SSTP MSi antara lain mengatakan, peringatan Hari Peduli Sampah Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan.

Persoalan sampah merupakan tantangan yang harus kita hadapi secara bersama-sama. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran, disiplin, dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam mengurangi, memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah dengan baik.

“Kegiatan gotong royong yang kita laksanakan hari ini merupakan wujud nyata semangat kebersamaan yang menjadi budaya masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Bireuen.

Dengan bergotong royong, kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat kita hidup,” ujarnya.

Pantai Wisata Krueng Juli Timu ini adalah salah satu anugerah keindahan alam yang dimiliki Bireuen.

Pantai ini punya potensi ekonomi dan wisata yang luar biasa.

Namun, keindahan ini akan sirna dan daya tariknya akan hilang jika kita membiarkannya kotor oleh sampah, terutama sampah plastik yang mengancam ekosistem laut.

“Saya juga meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, para camat, dan keuchik untuk terus bergerak aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilah sampah dari rumah dan menjaga kebersihan fasilitas publik kita,” ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.