Pria di Palembang Tewas Tenggelam Saat Cari Remis di Danau Golf Kenten, Diduga Alami Keram Kaki
Odi Aria July 09, 2026 12:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Seorang remaja di Palembang, M Yoga Prasetya (22), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau Golf Kenten, Kelurahan 20 Ilir II, Kecamatan Kemuning, Palembang, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 18.25 WIB.

Korban yang merupakan warga Jalan Bali Lorong Prawira II, Kelurahan 20 Ilir II, diduga mengalami keram kaki saat berenang mencari remis bersama sejumlah temannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sripoku.com, peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WIB ketika korban bersama lima rekannya, yakni AD (19), PD (19), PH (16), RY (19), dan IL (19), masuk ke kawasan danau untuk mencari remis yang rencananya akan dijadikan lauk makan.

Saat mencari remis, korban berenang menuju bagian tengah danau. Tidak lama kemudian, korban terlihat mengepakkan kedua tangannya sebagai isyarat meminta pertolongan.

Melihat hal itu, teman-teman korban langsung berenang untuk memberikan bantuan.

Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil. Korban tenggelam di tengah danau, sementara para saksi mulai kehabisan tenaga.

"Kami sudah berusaha menolong korban, tetapi korban tenggelam di tengah danau," ujar para saksi kepada petugas kepolisian.

Karena kelelahan, para saksi akhirnya menepi dan meminta bantuan kepada petugas keamanan yang berjaga di sekitar kawasan tersebut.

Mereka menduga korban tenggelam akibat mengalami keram kaki saat berenang.

Diketahui, lokasi danau buatan di kawasan Golf Kenten merupakan area yang tidak diperbolehkan untuk aktivitas masyarakat umum.

Korban bersama teman-temannya diduga masuk ke lokasi tersebut secara sembunyi-sembunyi.

Sekitar pukul 18.25 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Ilir Timur II Palembang, AKP Firmansyah, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Setelah menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari para saksi," ujarnya.

Firmansyah mengatakan, pihak keluarga korban menolak jenazah dibawa ke rumah sakit.

Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans PMI Palembang untuk dimakamkan.

"Atas permintaan keluarga, korban langsung dibawa ke rumah duka," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.