Pelanggar Lalu Lintas di Jakarta Bakal Ditegur Dishub via Speaker, Uji Coba Dimulai di 6 Simpang
Satrio Sarwo Trengginas July 09, 2026 11:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pengendara yang melanggar aturan lalu lintas di sejumlah persimpangan Jakarta kini bakal langsung mendapat teguran melalui pengeras suara (speaker).

Inovasi tersebut diluncurkan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melalui program CCTV Jakarta Takeover, yang memanfaatkan kamera pengawas (CCTV) dan speaker di simpang lalu lintas untuk memberikan edukasi secara langsung kepada pengguna jalan.

Pada tahap awal, program ini diterapkan di enam simpang lalu lintas dan melibatkan kreator konten Anastasia Putri atau Mpok Caca serta komika Yudha Brajamusti untuk menyampaikan imbauan keselamatan kepada para pengendara.

Speaker Dipasang di Enam Simpang

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, program tersebut menjadi yang pertama di Jakarta dengan memanfaatkan speaker di persimpangan sebagai media edukasi keselamatan berlalu lintas.

“Kami memanfaatkan speaker di simpang lalu lintas sebagai media edukasi keselamatan dengan menggandeng kolaborator agar pesan yang disampaikan lebih dekat dengan masyarakat. 

Harapannya, cara ini dapat meningkatkan kesadaran pengguna jalan untuk lebih disiplin dan menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebiasaan bersama,” ucapnya dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (9/7/2026).

Saat ini, speaker telah terpasang di enam simpang, yakni Harmoni, Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah, Bundaran Senayan, dan Simpang Millenium.

Adapun edukasi perdana telah dilakukan di Simpang Millenium, Bank Indonesia, dan Sarinah.

Dishub DKI juga berencana menambah jumlah titik pemasangan speaker setelah melakukan survei di sejumlah persimpangan lainnya.

Ingatkan Pengendara yang Melanggar

Melalui program tersebut, pengguna jalan akan diingatkan untuk mematuhi lampu lalu lintas, berhenti di belakang garis henti, menggunakan helm dan sabuk pengaman, mengutamakan pejalan kaki, serta tidak bermain telepon genggam saat berkendara.

Menurut Budi, pemanfaatan CCTV yang terintegrasi dengan speaker merupakan bagian dari pengembangan sistem pengawasan berbasis teknologi sekaligus pendekatan edukatif kepada masyarakat.

“Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin berlalu lintas. Ke depan, edukasi melalui speaker di simpang lalu lintas akan terus dilakukan secara rutin oleh petugas Dinas Perhubungan sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat,” katanya.

Dishub berharap inovasi tersebut dapat membangun budaya tertib berlalu lintas di Jakarta melalui pendekatan yang lebih kreatif, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat.

Berita terkait

  • Baca juga: Ingin Jakarta Tertib dan Aman, Pramono Perintahkan Dishub Sikat Habis Pak Ogah di Jalan Protokol
  • Baca juga: Dishub DKI Gencarkan Penertiban Parkir Liar, Penjagaan Rutin di Titik Rawan Dinilai Penting
  • Baca juga: Dishub DKI Luncurkan Program Baru, Ojol Digandeng Berantas Parkir Liar

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.