Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKANMADANG - Pemilik rumah mewah di kawasan Sentul Bogor, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor yang digeledah Polisi masih menjadi misteri.
Pasalnya, hingga saat ini Polisi belum menyebut satu pun nama meskipun foto di dalam rumah yang diduga pemiliknya telah dijadikan barang bukti.
Bahkan, petugas keamanan kompleks pun tidak mengenal siapa pemilik rumah yang di dalamnya terdapat 'harta karun' bernilai fantastis tersebut.
Security perumahan, Hardi mengaku tidak pernah bertemu dengan sang pemilik rumah meskipun telah ditempati sudah cukup lama.
Ia mengatakan selama ini hanya mengenal penjaga rumah berlantai dua tersebut yang bernama Tata.
"Kalau pemiliknya saya kurang mengetahui. Belum pernah ketemu, adanya penjaga rumahnya aja, penjaga rumahnya udah 4 tahunan," ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, rumah mewah di Cluster Mediterania I Bukit Golf Hijau itu merupakan aset yang jarang ditempati pemiliknya.
Hardi juga menyebut bahwa selama ia bertugas tidak pernah melihat adanya aktivitas di rumah tersebut.
"Ini rumahnya rumah weekend gitu, jadi pemilik rumah jarang kesini, kebetulan juga pemiliknya gak pernah kesini, kondisinya gini aja sepi," katanya.
Baca juga: Penampakan Terbaru Rumah Mewah yang Simpan Harta Karun di Sentul Bogor, Dipasangi Garis Polisi
Sebagai informasi, penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam mengusut perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Dalam perkara tersebut, aparat penegak hukum tengah mengusut kasus pengadaan batu bara di PLN yang memicu blackout Sumatera, ASABRI, dan Krakatau Steel.
Sementara itu, penggeledahan di Sentul ini merupakan satu dari 12 lokasi yang juga telah dilakukan penggeledahan oleh pihak kepolisian seperti di Cafe de'Clan Signature dan money changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.
Dari rumah mewah di Sentul Bogor ini, polisi menemukan brankas berisi 74 kilogram emas batangan dan valuta asing yang jika dikonversi senilai Rp476 miliar.(*)