Penumpang KMP Batumandi asal Tasikmalaya Diduga Jatuh ke Laut di Bakauheni
taryono July 09, 2026 01:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan – Seorang penumpang perempuan bernama Zora Panasea Martauli Ompusunggu (18), warga Tasikmalaya, Jawa Barat, diduga jatuh ke laut dari KMP Batumandi saat kapal hendak bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (9/7/2026) dini hari.

Baca juga: Pedagang Pasar Bandar Jaya Resah, Aksi Buang Kotoran di Depan Toko Terulang 4 Kali

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.42 WIB. 

Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Tak lama setelah pengumuman disampaikan, seorang ibu melaporkan kepada pramugari bahwa anaknya belum kembali ke kendaraan.

Petugas kemudian melakukan pemanggilan melalui pengeras suara agar penumpang tersebut segera menuju kendaraannya. 

Penumpang yang dicari diketahui merupakan penumpang Bus Qilau Wisata bernomor polisi D 7875 YU.

Namun, setelah dilakukan pemanggilan sebanyak lima kali, tidak ada respons dari penumpang tersebut.

Petugas kemudian menyisir seluruh area kapal. 

Dalam proses pencarian, ditemukan sepasang sepatu dan sebuah jaket di tangga sebelah kanan yang mengarah ke dek kendaraan 1.

Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan oleh pramugari dan petugas keamanan kepada perwira jaga. 

Berdasarkan kondisi di lokasi, korban diduga jatuh ke laut.

Korban diketahui bernama Zora Panasea Martauli Ompusunggu (18), warga Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Saat berada di atas kapal, korban diketahui melakukan perjalanan bersama ibunya.

Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengatakan pihaknya menerima informasi awal dari Supervisor Lapangan ASDP, Susyanto, pada Kamis pukul 06.15 WIB.

"Setelah menerima laporan, pada pukul 06.30 WIB tim Pos SAR Bakauheni langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan," kata Rezie dalam laporan operasi SAR, Kamis (9/7/2026).

Lokasi pencarian berada di perairan Pulau Panjurit, Kabupaten Lampung Selatan, sekitar 3 mil laut ke arah timur dari Pos SAR Bakauheni.

Tim SAR diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 06.45 WIB untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Dalam operasi tersebut, Pos SAR Bakauheni mengerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB), kendaraan personel, kendaraan rescue, dua set peralatan selam, perangkat komunikasi, alat pelindung diri, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari unsur SAR, ASDP, dan instansi terkait masih melakukan upaya pencarian terhadap korban di perairan sekitar Pelabuhan Bakauheni.

(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.