Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Euforia Piala Dunia 2026 membawa berkah bagi pelaku usaha percetakan di Kota Palu.
Meningkatnya aktivitas nonton bareng (nobar) di berbagai kafe dan komunitas sepak bola mendorong permintaan beragam kebutuhan percetakan, mulai dari layar proyektor, backdrop jadwal pertandingan, hingga sablon kaos bertema tim favorit.
Memasuki babak perempat final Piala Dunia 2026, antusiasme masyarakat menggelar nobar masih tinggi.
Kondisi tersebut turut berdampak pada meningkatnya aktivitas usaha percetakan yang melayani berbagai kebutuhan pendukung acara nobar.
Salah satu usaha yang merasakan dampaknya adalah Percetakan Cendana di Jl Bantilan, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.
Baca juga: Veronica Tan Kunjungan Kerja ke Sulawesi Tengah, Ini Agenda Penting Wamen PPPA RI
Admin Percetakan Cendana, Subhan, mengatakan permintaan mulai meningkat bahkan sebelum Piala Dunia resmi dibuka. Mayoritas pesanan berasal dari kafe yang menyiapkan lokasi nobar.
"Biasanya kafe-kafe memesan layar proyektor berbahan baliho untuk nonton bareng. Layarnya warna putih, tetapi di bagian pinggir diberi nama kafe," ujarnya kepada TribunPalu.com, saat ditemui Kamis (9/7/2026).
Selain layar proyektor, kata dia, pelanggan juga memesan backdrop jadwal pertandingan berukuran besar.
"Ada juga yang pesan backdrop jadwal pertandingan ukuran 3x4 meter sampai 4x6 meter," katanya.
Subhan menjelaskan tarif cetak backdrop di tempat usahanya dipatok Rp25 ribu per meter, sedangkan ukuran layar proyektor disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, mulai 2x2 meter hingga 3x4 meter.
Tidak hanya itu, permintaan sablon kaos bertema Piala Dunia juga mengalami peningkatan selama turnamen berlangsung.
Baca juga: Veronica Tan Kunjungan Kerja ke Sulawesi Tengah, Ini Agenda Penting Wamen PPPA RI
Menurutnya, banyak penggemar sepak bola datang membawa kaos sendiri untuk dicetak nama maupun nomor pemain favorit.
"Biasanya pendukung Argentina atau Portugal yang datang membawa kaos sendiri untuk dicetak nama pemain favorit," ujarnya.
Untuk jasa sablon, Percetakan Cendana mematok tarif Rp50 ribu per kaos untuk cetak bagian depan dan belakang.
Sementara jika hanya mencetak bagian belakang, pelanggan dikenakan biaya Rp35 ribu per kaos.
Subhan mengatakan, dalam sehari permintaan sablon kaos bisa mencapai sekitar 10 pesanan.
"Kalau yang paling banyak justru sablon kaos. Dalam sehari bisa sampai sekitar 10 pesanan," katanya.
Ia menambahkan, pelanggan umumnya datang secara perorangan maupun berkelompok. Untuk pemesanan dalam jumlah satu lusin, pihak percetakan memberikan potongan harga menjadi Rp25 ribu per kaos.
Baca juga: BKKBN Sulteng Dorong Percepatan Program Keluarga, Tamasya Baru Terbentuk di 5 dari 13 Daerah
Meski mengakui lonjakan omzet pada Piala Dunia 2026 tidak sebesar saat edisi 2022, Subhan mengatakan usahanya tetap mengalami peningkatan dibanding hari-hari biasa.
"Kalau dibanding Piala Dunia 2022 memang agak sepi. Tapi dibanding hari biasa tetap ada peningkatan karena Piala Dunia," ucapnya.
Ia menyebut pesanan layar proyektor rata-rata mulai berdatangan sejak sebelum turnamen dimulai karena kafe ingin seluruh perlengkapan nobar sudah terpasang saat pertandingan pertama digelar.
Momen Piala Dunia pun tidak hanya menjadi hiburan bagi pecinta sepak bola, tetapi juga membuka peluang tambahan pendapatan bagi pelaku usaha lokal, termasuk sektor percetakan yang turut menikmati meningkatnya aktivitas nobar di Kota Palu. (*)