TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BANYUWANGI - Warga Dusun Telagasari, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi dilanda keresahan selama sekitar satu bulan terakhir. Puluhan pakaian dalam wanita dilaporkan hilang secara misterius dari jemuran rumah warga.
Aksi pelaku bahkan sempat terekam kamera pengawas dan videonya viral di media sosial. Hingga kini identitas pelaku belum diketahui, Rabu (8/7/2026).
Hilang di Malam hingga Dini Hari
Menurut keterangan warga, pencurian menimpa beberapa rumah dalam waktu berdekatan. Pakaian dalam yang dijemur di halaman depan maupun belakang rumah hilang, terutama pada rentang waktu malam hingga dini hari.
“Awalnya saya pikir terselip atau jatuh tertiup angin. Tetapi setelah mengobrol dengan tetangga sebelah, ternyata mereka juga kehilangan pakaian dalam di hari yang sama,” ujar salah satu warga yang minta identitasnya dirahasiakan.
Warga menduga pelaku beraksi saat lingkungan sepi. Sasaran utama adalah jemuran yang posisinya tidak terpantau lampu penerangan jalan.
Baca juga: Menang Adu Penalti, Pasuruan United Selangkah Lagi Juarai Liga 4 Piala Presiden
Salah satu korban mengaku kehilangan 12 celana dalam dan sempat memergoki pelaku sebanyak tiga kali. Namun ia tidak berani bertindak karena takut.
Warga Minta Polisi Usut, Khawatir Ada Motif Lain
Meski kerugian materiil tidak besar, kejadian ini menimbulkan rasa tidak aman, khususnya bagi kaum perempuan di Dusun Telagasari. Warga khawatir aksi ini berlanjut ke tindak kriminal lain.
Namun warga berharap aparat segera menyelidiki kasus ini agar keresahan berakhir dan tidak muncul korban baru.
“Semoga cepat ketemu pelakunya. Kami jadi takut jemur pakaian di luar rumah,” kata warga lainnya.
Kejadian Pencurian Pakaian Dalam di Jatim
Pencurian Pakaian Dalam di Pasuruan
Pencurian pakaian dalam wanita meresahkan warga Pasuruan. Pelaku merupakan seorang pengamen.
Aksi pencurian pakaian dalam wanita terjadi di Perumahan Alamanda, Desa Parasrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Aksi pelaku terekam CCTV.
"Kita resah. Selain pakaian dalam, di sini juga pernah ada pencurian motor," kata Muhammad Irfan, salah satu warga, Kamis (31/7/2025).
Dari video, terlihat seorang pria datang mengendarai sepeda motor matik berwarna merah dengan pelat nomor N 3632 YM. Ia mengenakan celana pendek, jaket, dan membawa gitar.
Setelah memarkir motornya, pria tersebut meletakkan gitarnya di depan rumah warga seolah hendak mengamen. Namun, bukannya memainkan gitar, ia justru menyelinap mendekati jemuran.
Awalnya, pelaku hanya memegang pakaian dalam yang tergantung, lalu meletakkannya kembali sambil mengamati situasi sekitar. Beberapa saat kemudian, ia kembali dan mengambil satu bra, lalu kabur dengan motornya.
"Ini kejadiannya kemarin, Rabu (30/7/2025) pagi," jelas Irfan.
Ismail, warga lainnya, mengaku resah karena menambah deretan aksi kriminal di kawasan perumahan. Menurutnya, kejadian tersebut membuat lingkungan perumahan terasa tidak aman, terlebih saat siang hari ketika rumah-rumah banyak yang kosong.
"Pengamen, tapi mencuri. Ini sudah bentuk teror yang sangat mengganggu," tegasnya.
Menurut Ismail, warga belum melaporkan pencurian pakaian dalam ke pihak berwenang. Namun video rekaman CCTV sudah disebarkan melalui media sosial dengan harapan pelaku ditindak tegas.
Pencurian Pakaian Dalam di Lamongan
Aksi pencurian pakaian dalam wanita kembali terjadi di wilayah Lamongan, Jawa Timur. Seorang pria terekam kamera pengawas (CCTV) saat mencuri jemuran milik warga dengan modus berpura-pura mencari cicak di dinding rumah.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Andanwangi Gang 8, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Kota. Aksi pelaku berlangsung pada Jumat (10/4/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Dalam rekaman CCTV berdurasi sekitar lima menit, terlihat seorang pria mengenakan jaket abu-abu mendekati pagar rumah korban. Meski posisi jemuran berada di dalam pagar, pelaku tampak lihai menggunakan sebatang kayu panjang untuk mengait pakaian.
Dalam video tersebut, pelaku terlihat menggunakan galah untuk mengambil pakaian dalam yang menjadi sasarannya. Dalam waktu singkat, ia berhasil mengambil tiga potong pakaian dari jemuran milik korban.
"Iya, kejadiannya baru ketahuan pagi hari saat mau ambil jemuran. Pas dicek CCTV, ternyata ada orang yang ngambil pakai kayu," kata Utama, mertua korban, kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).
Utama menduga pelaku tidak beraksi sendirian. Berdasarkan keterangan warga, ada tiga orang mencurigakan yang berada di sekitar lokasi saat kejadian. Mereka diduga berbagi peran untuk mengelabui warga.
Salah satu pelaku berpura-pura memperhatikan dinding rumah, seolah sedang mencari cicak atau tokek, agar aksinya tidak menimbulkan kecurigaan.
"Warga sempat lihat ada 3 orang. Modusnya itu seperti cari cicak di tembok biar nggak dicurigai," tambahnya.
Ia mengaku resah karena kejadian serupa telah terjadi beberapa kali di lingkungan tersebut. Bahkan, sebelumnya pakaian yang dicuri sempat dikembalikan, namun dibuang di tempat lain.
"Ini sudah yang ketiga kalinya. Dulu sempat diambil lalu dibuang, sekarang ambil lagi. Takutnya nanti berkembang ambil barang lain," ungkapnya.
(TribunJatimTimur.com)