10 Prompt ChatGPT Terbaik untuk Guru Membuat Soal HOTS dan Asesmen Rapor Kurikulum Merdeka
Siti Umnah July 09, 2026 04:27 PM

SRIPOKU.COM - Memasuki implementasi Kurikulum Merdeka yang makin matang di Tahun Ajaran Baru 2026/2027, tantangan para guru tidak lagi hanya berkutat pada materi ajar di kelas.

Dua tugas akhir yang paling sering menyedot waktu dan energi tenaga pendidik adalah merancang Soal Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) serta menyusun Narasi Capaian Kompetensi pada Asesmen Rapor.

Kedua tugas ini menuntut ketelitian tinggi. Soal HOTS tidak boleh sekadar menguji hafalan, melainkan harus memicu nalar kritis siswa melalui stimulus berupa studi kasus atau data grafik.

Baca juga: Cara Membuat Modul Ajar Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Menggunakan AI, Cepat, Praktis, dan Siap Edit

Di sisi lain, penulisan rapor Kurikulum Merdeka mewajibkan guru mendeskripsikan kelebihan dan hal yang perlu ditingkatkan siswa secara personal, bukan lagi sekadar angka mati.

Kabar baiknya, di tahun 2026 ini, teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT dapat dioptimalkan sebagai asisten pribadi guru. Dengan menggunakan instruksi atau Prompt AI yang tepat, tugas yang biasanya memakan waktu berhari-hari kini bisa selesai dalam hitungan menit!

Berikut kami rangkum 10 Prompt ChatGPT Terbaik untuk Guru yang siap Anda salin (copy-paste) untuk mempercepat pembuatan soal HOTS dan penilaian rapor:

5 PROMPT CHATGPT UNTUK MEMBUAT SOAL HOTS

Agar ChatGPT menghasilkan soal yang memiliki stimulus kontekstual dan benar-benar melatih nalar (C4, C5, atau C6), gunakan rumus perintah spesifik berikut ini:

  • 1. Membuat Soal HOTS Pilihan Ganda dengan Stimulus Studi Kasus

Prompt:

"Bertindaklah sebagai ahli pembuat soal ujian nasional. Buatkan 3 soal HOTS pilihan ganda untuk mata pelajaran [Masukkan Nama Mapel, contoh: Ekonomi] Kelas [Masukkan Kelas, contoh: 12] dengan materi [Masukkan Materi, contoh: Pertumbuhan Ekonomi]. Setiap soal wajib diawali dengan stimulus berupa studi kasus nyata/hipotetis di Indonesia. Sediakan 5 pilihan jawaban (A, B, C, D, E), kunci jawaban yang benar, dan deskripsi pembahasan logis mengapa jawaban tersebut benar."

  • 2. Membuat Soal HOTS Berbasis Analisis Data Tabel/Grafik

Prompt:

"Saya seorang guru [Nama Mapel]. Buatkan 1 soal HOTS esai mendalam untuk kelas [Masukkan Kelas]. Berikan stimulus berupa narasi data statistik fiktif mengenai [Masukkan Tema Data, contoh: Angka Pengangguran atau Luas Hutan]. Berikan 2 butir pertanyaan turunan yang memaksa siswa menganalisis hubungan sebab-akibat dari data tersebut serta merumuskan solusinya secara kritis."

  • 3. Mengubah Soal LOTS (Hafalan) Menjadi Soal HOTS (Nalar)

Prompt:

"Saya punya soal lama yang terlalu teoretis/hafalan berikut ini: '[Masukkan Teks Soal Lama Anda]'. Tolong rekonstruksi/ubah soal tersebut menjadi soal tipe HOTS Kurikulum Merdeka yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa SMA saat ini, lengkap dengan kunci jawaban baru."

  • 4. Membuat Soal Asesmen Diagnostik Awal Semester

Prompt:

"Buatkan 5 soal pilihan ganda untuk Asesmen Diagnostik Kognitif pada mata pelajaran [Nama Mapel] Kelas [Masukkan Kelas] Bab [Masukkan Nama Bab]. Soal ditujukan untuk mendeteksi apakah siswa sudah menguasai materi prasyarat dari jenjang kelas sebelumnya. Berikan kunci jawaban dan analisis pemetaan kemampuan siswa berdasarkan jawaban mereka."

  • 5. Membuat Soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) Literasi/Numerasi

Prompt:

"Buatkan draf soal model AKM Literasi untuk siswa SMP. Berikan stimulus teks bacaan fiksi atau non-fiksi sepanjang 2 paragraf bertema [Masukkan Tema, contoh: Lingkungan Hidup]. Buat 2 pertanyaan pilihan ganda kompleks (jawaban benar bisa lebih dari satu) dan 1 pertanyaan menjodohkan berdasarkan teks tersebut."

5 PROMPT CHATGPT UNTUK ASESMEN DAN NARASI RAPOR

Menulis deskripsi rapor sering kali membuat guru kehabisan kosakata variatif. Gunakan prompt berikut agar narasi rapor terkesan profesional, objektif, dan memotivasi siswa:

  • 6. Narasi Rapor untuk Siswa yang Mencapai Nilai Tertinggi (Sangat Baik)

Prompt:

"Buatkan deskripsi capaian kompetensi rapor Kurikulum Merdeka yang positif dan formal untuk siswa bernama [Nama Siswa] pada mata pelajaran [Nama Mapel]. Dia berhasil menunjukkan penguasaan yang sangat luar biasa dalam materi [Masukkan Materi, contoh: Menulis Puisi dan Analisis Unsur Intrinsik]. Bahasa harus santun dan memotivasi."

  • 7. Narasi Rapor untuk Siswa yang Membutuhkan Bimbingan (Nilai Rendah)

Prompt:

"Buatkan narasi deskripsi rapor Kurikulum Merdeka untuk siswa bernama [Nama Siswa] pada mata pelajaran [Nama Mapel]. Dia sudah menguasai materi [Masukkan Materi A], namun masih memerlukan bimbingan intensif dan latihan mandiri dalam hal [Masukkan Materi B, contoh: Perhitungan Rumus Akuntansi]. Buat kalimat yang halus, tidak menghakimi, dan bersifat membangun."

  • 8. Membuat Rubrik Penilaian Prosedural (Asesmen Formatif)

Prompt:

"Buatkan tabel rubrik penilaian formatif untuk tugas proyek kelompok [Masukkan Nama Tugas/Projek]. Kriteria penilaian harus mencakup: Kerja Sama Tim, Orisinalitas Ide, dan Kualitas Presentasi. Bagi tingkat pencapaian menjadi 4 skala: Perlu Bimbingan (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Sangat Berkembang (SB), lengkap dengan indikator perilaku di setiap skalanya."

  • 9. Narasi Deskripsi Rapor Projek P5 (Karakter Profil Pancasila)

Prompt:

"Saya baru saja menyelesaikan projek P5 Tema [Masukkan Tema, contoh: Kearifan Lokal]. Buatkan narasi rapor P5 untuk siswa yang menunjukkan perkembangan 'Sangat Berkembang' pada dimensi Gotong Royong dan Kreatif selama proses pembuatan [Masukkan Produk Projek, contoh: Kuliner Tradisional]."

  • 10. Menyusun Kalimat Catatan Wali Kelas yang Memotivasi

Prompt:

"Bertindaklah sebagai wali kelas yang bijaksana. Tuliskan 3 variasi kalimat catatan wali kelas di lembar rapor untuk siswa yang memiliki nilai akademik sedang, namun memiliki catatan ketidakhadiran (alpa) yang cukup sering karena kurang motivasi. Kalimat harus menyentuh, menyadarkan pentingnya kedisiplinan, tetapi tetap memberikan semangat untuk berubah di semester depan."

TIPS PENTING BAGI GURU SAAT MENGGUNAKAN CHATGPT

Prinsip 4M (Memasukkan, Membaca, Memilih, Memperbaiki): ChatGPT hanyalah alat bantu penopang efisiensi. Guru wajib membaca ulang hasil buatan AI guna memastikan tingkat kesukaran soal tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah bagi psikologi perkembangan usia siswa di kelas.

Gunakan Fitur 'Lanjutkan': Jika ChatGPT berhenti memberikan teks di tengah jalan saat membuat rubrik, cukup ketik kata "Lanjutkan" di kolom obrolan, maka AI akan meneruskan baris teks yang terpotong otomatis.

Kesimpulan

Keberadaan ChatGPT di era pendidikan modern 2026/2027 bukan bertujuan untuk menggeser kedudukan mulia seorang guru, melainkan menjadi mitra taktis guna membebaskan guru dari belenggu rutinitas administrasi yang menjemukan.

Dengan memanfaatkan 10 prompt pilihan di atas, Bapak dan Ibu guru kini memiliki ruang dan waktu yang lebih longgar untuk berinovasi dan mendampingi tumbuh kembang anak didik secara lebih humanis.***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.