TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau berupaya agar para ketua Rukun Tetangga (RT) yang baru dilantik bisa meminjam kredit di bank.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat setelah pelantikan 528 Ketua Rukun Tetangga (RT) se-Kota Lubuklinggau ketika menjawab pertanyaan salah satu ketua RT yang baru dilantik.
Yoppy, sapaan akrabnya, berjanji akan berkoordinasi dengan DPD Sumsel dan pihak kecamatan, artinya ke depan tergantung penyerapan dari pihak kecamatannya.
"Karena dari bank biasanya minta kepastian pembayaran setiap bulannya. Mungkin dari gaji Rp1,2 juta totalnya Rp72 juta (lima tahun) bisa dapat maksimal Rp40-50 juta, kita usahakan kita perjuangkan maksimal," ungkapnya, Kamis (9/7/2026).
Para Ketua RT yang terpilih ini akan menjalankan masa bakti selama lima tahun, periode 2026–2031.
Pelantikan tersebut menjadi tonggak dimulainya kepemimpinan baru di tingkat lingkungan setelah pemilihan ketua RT serentak yang digelar pada akhir Mei hingga awal Juni 2026 lalu.
Masa jabatan ketua RT kali ini juga lebih panjang dibandingkan periode sebelumnya, dari tiga tahun menjadi lima tahun.
Dalam arahannya, Yoppy menegaskan ketua RT merupakan ujung tombak pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Untuk itu, Ketua RT dituntut mampu memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah dengan masyarakat.
"Semoga seluruh Ketua RT yang telah dilantik dapat memegang teguh komitmen dalam pakta integritas, serta menjalankan tugas dan amanah dengan penuh tanggung jawab sesuai tugas dan fungsinya sebagai Ketua RT," ujarnya.
Yoppy juga mengingatkan bahwa kontestasi pemilihan telah usai. Kini saatnya seluruh Ketua RT menjadi pemersatu masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.
"Jangan ada lagi sekat-sekat di tengah masyarakat. Rangkul seluruh warga tanpa membeda-bedakan golongan maupun pilihan. Mari bersama-sama membangun lingkungan yang rukun, harmonis, aman, dan mendukung terwujudnya Lubuklinggau Juara," ungkapnya.
Menurut Yoppy, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga ditentukan oleh peran aktif Ketua RT sebagai garda terdepan yang memahami berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp TribunSumsel.com